T Morawa, (beritasumut.com)
Belasan ribu buruh dari berbagai elemen kembali menduduki Pintu Tol Belmera, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (11/12/2012). Bahkan buruh juga melakukan aksi sweeping ke sejumlah pabrik di Jalan Lintas Sumatera Medan-Lubuk Pakam dalam upaya penggalangan massa untuk menggelar unjuk rasa menuntut Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara Tahun 2013 sebesar Rp2,2 juta. Aksi buruh tersebut menimbulkan kemacetan hingga mencapai 15 kilometer.
Aksi yang dilakukan buruh ternyata bukan main-main. Buktinya selain memblokir Pintu Tol Belmera Tanjung Morawa, buruh juga memblokir Jalan Batang Kuis, pintu utama menuju Bandara Kuala Namu. Akibatnya, akses Jalinsum, lumpuh total.
Awalnya, Koordinator Aksi Bambang Hermanto menyarankan agar ribuan buruh memblokir Jalan Batang Kuis yang digunakan aparat kepolisian sebagai jalan alternatif. Namun saat buruh melakukan aksi, sejumlah petugas mencoba menghalang-halangi buruh sehingga sempat terjadi keributan.
Tidak ingin terjadi keributan antara buruh dengan pihak kepolisian, maka kendaraan yang datang dari arah Tebing Tinggi menuju Medan terpaksa dialihkan melalui Jalan STM Hilir menuju Deli Tua. Sedangkan kendaraan yang menuju Medan dan masih berada di Tebing Tinggi sudah diarahkan melalui Dolok Masihul menuju Tanjung Morawa, ujar Kasat Lantas Polres Deli Serdang AKP Sri Pinem.
Hingga sore, buruh masih menduduki Jalinsum. Bila tuntutan buruh juga tidak dipenuhi, buruh akan kembali turun ke jalan dengan mengerahkan massa lebih bayak. Bahkan buruh berjanji akan melumpuhkan Bandara Polonia, Medan. (BS-028)