Medan, (beritasumut.com)
Proyek pembangunan Fly Over Simpang Pos, Medan, terus dikebut. Dua kontraktor yakni PT Wika dan PP mulai melakukan penataan. Satu diantaranya yakni menebangi pepohonan di median jalan, Selasa (30/10/2012).
Pantauan wartawan, pohon-pohon yang telah tumbuh belasan tahun tersebut harus ditebang karena akan dipasang pancang beton guna menopang jembatan layang. Bagi warga yang melintas di Jalan Ngumban Surbakti menuju Jalan AH Nasution ataupun menuju Jalan Jamin Ginting diharapkan berhati-hati.
Pasalnya, pekerja yang bertugas menebang pohon hanya menggunakan peralatan sederhana yakni tali tambang ukuran kecil untuk mengarahkan pohon yang ditebang agar tidak jatuh melintang ke badan jalan.
Sementara, hujan deras yang terjadi sejak pukul 07.00 WIB, membuat jalan di beberapa lokasi di Medan tergenang air hujan. Seperti Jalan Halat, Jalan HM Joni, Jalan Gedung Arca, Jalan SM Raja/Makam Pahlawan. Tidak hanya itu, lampu traffic light juga padam, akibatnya kemacetan terjadi.
Seperti di simpang Jalan Halat-Jalan SM Raja, lampu trafig light mati. Kendaraan roda empat maupun roda dua di persimpangan ini tampak saling menyalip. Di sini tidak seorang pun petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan yang sudah mencapai 100 meter dari persimpangan. Bahkan di Pos Lalu Lintas yang berada dipersimpangan ini, petugas tidak tampak seorangpun.
Sedangkan di persimpangan Jalan Juanda-Jalan Katamso traffic light hidup dan petugas kepolisian ada, namun hanya duduk di Pos Lalu Lintasnya saja. Meski kendaraan tertib berlalu lintas, namun masih ada saja kendaraan yang menerobos traffic light, khususnya kendaraan roda dua dan roda tiga atau becak. (BS-024)