Medan, (beritasumut.com)
Dirut PTPN IV Erwin Nasution berqurban 1 ekor sapi di Masjid Al Muhajirin, Kantor Pusat PTPN IV, Jalan Suprapto No 2 Medan, pada Hari Raya Idul Adha 1433H, Jumat (26/10/2012) pagi.
Ketua Panitia Abdul Hasyim Lubis menjelaskan, selain Erwin Nasution, Direktur SDM dan Umum Andi Wibisono turut memberikan hewan qurban melalui Pengurus Pusat Majelis Taklim dan Syiar Islam (MTSI) PTPN IV.
Sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen kepada masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan, sebagaimana biasa setiap tahun Pengurus Pusat MTSI PTPN IV melaksanakan penyembelihan dan pembagian hewan qurban, yang disalurkan kepada masyarakat sekitar di lingkungan perusahaan, panti asuhan, fakir miskin serta tempat lainnya.
Untuk tahun ini jumlah hewan qurban 13 ekor sapi yang terdaftar di panitia, belum termasuk yang berqurban di luar. Khusus di Kantor Pusat yang disembilih 7 ekor, sedangkan 6 ekor lagi penqurban menyerahkan untuk disembilih di Kampung Nelayan Seberang Belawan 2 ekor, Kabupaten Dairi 1 ekor, Kelurahan Badur 1 ekor, Panti Asuhan Gedung Johor 1 ekor, dan Al Hikmah Gajah Mada 1 ekor.
Walaupun diiringi dengan suasana hujan yang cukup lama tidak menurunkan semangat panitia dalam menyelesaikan penyembelihan hingga pembagian daging qurban selesai.
Hewan qurban berasal dari 91 orang keluarga besar Kantor Pusat PTPN IV, diantaranya dari Direksi PTPN IV, Kepala Bagian, Kepala Urusan, Asisten, karyawan beserta keluarga.
Sebelumnya Pengurus dan Anggota MTSI melaksanakan Sholat Idul Adha 1433 H bersama masyarakat di lingkungan sekitar perusahaan, yang dihadiri Direksi PTPN IV, Kepala Bagian, IKBI PTPN IV, Pengurus Pusat MTSI PTPN IV, Kepala Urusan, Asisten, Karyawan dan masyarakat sekitar perusahaan.
Bertindak sebagai imam Fadlan Zainuddin dan khotib Mara Jaksa Harahap yang dalam khutbahnya mengatakan bahwa dengan melaksanakan ibadah qurban disamping membangun solidaritas sosial dan rasa kebersamaan tentunya harus pula dilakukan dengan dasar niat ikhlas semata “lillaahi ta’alaâ€. Sehingga menjadikan seseorang peduli terhadap apa yang terjadi di luar pagar rumahnya. Apalagi di tengah suasana persaingan ekonomi saat ini yang kadang lebih cenderung mengarah pada kehidupan secara nafsi-nafsi. (BS-002)