Medan, (beritasumut.com)
Lonjakan penumpang Kereta Api (KA) diprediksi akan terjadi pada H-1 Idul Adha atau pada Kamis (25/10/2012). Peningkatan penumpang juga diperkirakan akan terjadi mengingat musim liburan Idul Adha berdekatan dengan akhir pekan.
Hal itu diungkapkan Humas PT KAI Divre Sumut-NAD Hasri di Medan, Selasa (23/10/2012). Hasri mengatakan lonjakan penumpang biasa terjadi menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang. Khusus Idul Adha, lonjakannya diprediksi mencapai 15 persen dari jumlah seat (tempat duduk) yang tersedia.
"Untuk kelas Ekonomi jumlah tempat duduk yang disediakan sebanyak 2.324 seat, kelas Ekonomi AC 1.484 seat, kelas Eksekutif 612 dan kelas Bisnis sebanyak 2.048 seat. Itu jumlah seat yang kita sediakan menghadapi musim liburan nanti yang bertepatan pada Idul Adha dan akhir pekan," kata Hasri.
Hasri menjelaskan dari jumlah seat yang ada, sebanyak 80 persen akan habis setiap harinya. Kalau menjelang hari besar keagamaan atau hari libur, diperkirakan akan naik sekitar 15 persen dari hari biasanya.
Dia memastikan, tidak akan ada kenaikan tarif terlalu besar pada Idul Adha nanti. Untuk kelas ekonomi tetap Rp14.000, sedangkan kelas bisnis dan ekskutif menggunakan tarif batas atas dan tarif batas bawah.
"Saat ini tarif untuk kelas bisnis Rp75.000 dan tarif ekskutif Rp100.000. Biasanya memang ada kenaikan menjelang hari besar keagamaan untuk kelas ekskutif dan bisnis. Tapi, ketentuannya dari PT KAI pusat, sedangkan kelas ekonomi tidak ada kenaikan, karena itu keputusan dari pemerintah," ujarnya.
Salah seorang penumpang Risma (35), tujuan Rantau Prapat mengungkapkan, dirinya sengaja memesan tiket sebelum hari H guna menghindari antrian panjang. "Hari ini saja sudah banyak yang memesan tiket untuk keberangkatan hari Kamis. Kalau saya beli tiket saat berangkat, takutnya tidak mendapatkan tiket," jelasnya.
Risma menambahkan, biasanya jika tidak bertepatan dengan hari libur atau hari besar keagamaan, ia membeli tiket langsung di stasiun besar kereta api Medan di hari keberangkatan. "Ini kan momen Idul Adha, pasti banyak yang mau pulang kampung, begitu juga saya. Memanfaatkan libur tiga hari untuk kumpul bersama keluarga besar," tegasnya. (BS-024)