Bus Atlet Cricket Sumut Tak Menjemput, Pelatih dan Official Kecewa

- Minggu, 08 September 2024 17:35 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092024/_856_Bus-Atlet-Cricket-Sumut-Tak-Menjemput--Pelatih-dan-Official-Kecewa.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS10
Tim cricket Sumut terpaksa naik mobil pribadi panitia karena tak ada bus jemputan untuk menuju Lapangan Cerdas dalam babak semifinal.

beritasumut.com - Tim putra dan putri cricket Sumatera Utara (Sumut) kelabakan saat menuju semifinal kategori T10 yang digelar di Lapangan Cerdas Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang, Minggu (08/09/2024).

Pasalnya, bus penjemputan atlet yang menginap Hotel Thong's Inn tak kunjung datang untuk membawa tim menuju arena pertandingan.

“Sesuai arahan panitia pelaksana tim yang berlaga di semifinal untuk stanby di hotel menunggu jemputan pukul 06.00 WIB. Untuk disiplin waktu tim Sumut telah menunggu pada pukul 05.45 WIB. Namun, sampai pukul 06.30 WIB bus tak kunjung datang. Hal ini membuat tim Sumut kelabakan tidak ada penjemputan,” ujar Pelatih cricket putra Sumut, Dede Dharmawan.

Dede menjelaskan setelah kami konfirmasi dengan pihak penjemputan ternyata pihak bus tidak melakukan penjemputan dengan alasan tidak ada jadwal penjemputan untuk kontingen Sumut.

Sementara tim lainnya yang melakoni babak semifinal dijemput dari tempat penginapan masing-masing kontingen.

[br]

Dia mengatakan untuk menuju venue pertandingan, kami mengambil kebijakan dengan meminjam mobil pribadi panitia karena khawatir datang terlambat.

Sebanyak 4 mobil membawa para pemain putra dan putri serta official dengan himpit-himpitan ditambah barang-barang pemain yang angkut menuju lapangan Cerdas dengan terburu-buru untuk mengejar waktu pertandingan 07.30 WIB. Sampai di lapangan Cerdas tim sampai 06.55 WIB.

“Waktu yang terburu-buru tersebut mengganggu psikologi para pemain dan pemanasan tim hanya beberapa menit. Apalagi untuk penentuan ini yang pertama yang dilakukan wasit dengan toss dilakukan pukul 07.00 WIB,” terangnya dengan nada kecewa.

Dia merasa kecewa dengan pelayanan kepanitiaan, sehingga diminta untuk ditinjau dan dievaluasi kembali.

“Kami merasa kecewa sebagai tuan rumah seharusnya bisa fokus untuk pertandingan semifinal, disebabkan penjemputan bus tidak tersedia. Pengaturan bus untuk penjemputan atlet harus ditinjau ulang oleh Dinas Perhubungan dan instansi terkait, khususnya PB PON Sumut agar peristiwa yang dialami kontingen Sumut tidak terjadi bagi kontingen lainnya PON 2024,” tegasnya. (BS10)

Editor
:

Berita Terkait

Peristiwa

PSMS vs Persija: Eko Andalkan Rotasi, Ayam Kinantan Bidik Hasil Maksimal

Peristiwa

SSB Tunas Muda Medan U-12 Raih Juara II Festival GBIE Cup 1

Peristiwa

Kadin: Kepercayaan Pengusaha Menguat di Dua Tahun Pertama Presiden Prabowo

Peristiwa

Kalahkan PSGC 2-1, Begini Respons Pelatih PSMS

Peristiwa

Cetak Brace, Phillerson Bawa PSMS Ungguli PSGC 2-1

Peristiwa

Hijrah Finansial Perguruan An-Nizam, Menjemput Berkah dan Kepraktisan Bersama BCA Syariah