Ribuan Jemaat Sambut Gembira Kehadiran Walikota Pematang Siantar di Perayaan Natal Oikumene

Herman - Jumat, 29 Desember 2023 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122023/_8551_Ribuan-Jemaat-Sambut-Gembira-Kehadiran-Walikota-Pematang-Siantar-di-Perayaan-Natal-Oikumene.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS13

beritasumut.com - Ribuan warga jemaat menyambut gembira kehadiran Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA di Perayaan Natal Oikumene Kota Pematang Siantar Tahun 2023. Perayaan Natal Oikumene digelar di Aula Universitas HKBP Nommensen Pematang Siantar, Jalan Sangnaualuh Damanik Pematang Siantar, Selasa (26/12/2023).Dalam sambutannya, dr Susanti menyampaikan Kota Pematang Siantar merupakan kota multikultural. Keberagaman, kemajemukan, dan kbhinekaan menjadi pilar yang memperkuat dan memajukan Kota Pematang Siantar dengan pesat."Dalam keberagaman itu, kita menemukan kekayaan nilai, tradisi, dan cerita hidup yang beragam," sebut dr Susanti.Di Perayaan Natal Oikumene Kota Pematang Siantar Tahun 2023 ini, kata dr Susanti, semua diundang untuk merenungkan kembali kasih karunia Tuhan yang seharusnya memampukan untuk berkomitmen mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri sendiri, meskipun memiliki latar belakang sosial, pendidikan, suku, dan budaya yang berbeda.Menurut dr Susanti, Natal memberi kesempatan untuk mengenali dan menghormati perbedaan, untuk memahami keunikan setiap individu dan komunitas merupakan bagian dari warna-warni kehidupan.Keberagaman, lanjut dr Susanti, merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Sehingga harus disikapi dengan penuh rasa syukur dan diimbangi oleh perbuatan positif. Ketika menghormati perbedaan dan menerima satu sama lain, akan membangun pondasi yang kokoh untuk masyarakat yang harmonis dan damai."Pemerintah Kota Pematang Siantar dalam hal ini memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kemajemukan. Sehingga Pematang Siantar menjadi kota yang toleran, inklusif, dan penuh cinta kasih," tutur dr Susanti.Pada kesempatan tersebut, dr Susanti berharap agar seluruh komponen masyarakat bergandengan tangan dalam memelihara nilai keberagaman dan kebhinekaan. Dengan demikian menjadi modal utama dalam menatap masa depan dengan penuh harapan dan optimisme, demi mewujudkan Pematang Siantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas.dr Susanti juga turut menegaskan Pemko Pematang Siantar memberi perhatian penuh kepada kegiatan-kegiatan yang meningkatkan nilai keagamaan, seperti Perayaan Natal Oikumene tersebut."Atas nama masyarakat dan Pemko Pematang Siantar, saya mengucapkan Selamat Natal kepada kita semua. Semoga perayaan Natal ini akan membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan bagi segenap umat Kristiani yang merayakannya," ucap dr Susanti.Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Perayaan Natal Oikumene Kota Pematang Siantar, Astronout Nainggolan dalam laporannya menyampaikan perayaan Natal tahun ini dilaksanakan dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti pasar murah, lomba menghias pohon Natal dari barang bekas, serta pemberian tali asih kepada panti asuhan dan panti jompo yang berada di Kota Pematang Siantar."Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dari Pemko Pematang Siantar, terkhusus buat wali kota, para sponsorship, dan donatur sehingga Perayaan Natal Oikumene ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," tutup Astronout yang juga anggota DPRD Kota Pematang Siantar tersebut.[br] Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Timbul Marganda Lingga SH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan anggota DPRD Baren Alijoyo Purba menyampaikan, bagi umat Kristen, Natal merupakan peristiwa sukacita karena Hari natal memperingati hari lahirnya Yesus Kristus."Kedamaian adalah suasana, di mana semua kita merasa aman, di mana kita tidak merasa takut, di mana kita merasa tenang dan tenteram. Damai juga merupakan situasi yang diidamkan oleh semua insan manusia, karena dalam kedamaian kita mendapatkan kesejahteraan batin," sebut Timbul Lingga dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Baren Alijoyo Purba.Perayaan Natal Oikumene Kota Pematang Siantar Tahun 2023 ini diisi dengan penyerahan tali asih secara simbolis kepada panti asuhan dan panti jompo serta penampilan para talent muda berbakat.Turut hadir, tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Parlindungan Purba, sejumlah Unsur Forkopimda, para pimpinan gereja, dan pimpinan OPD Pemko Pematang Siantar.(BS13)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Gubernur Bobby Nasution Tinjau Kesiapan Sarana Transportasi Mudik Nataru

Peristiwa

Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan

Peristiwa

Wakil Bupati Nias Selatan Hadiri Perayaan Natal dan Tahun Baru BMP

Peristiwa

Pangkoopsud II Hadiri Perayaan Natal Oikumene Bandara Sultan Hasanuddin

Peristiwa

TP PKK Gunungsitoli Gelar Perayaan Natal 2024

Peristiwa

Hadiri Perayaan Natal dan Syukuran Tahun Baru, Walikota Apresiasi Inovasi Disdik Pematangsiantar