Rampas Jualan Pedagang, Sat Pol PP Pemko Medan Aniaya PKL di Pasar Sei Sikambing

Herman - Minggu, 29 Oktober 2023 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102023/_1826_Rampas-Jualan-Pedagang--Sat-Pol-PP-Pemko-Medan-Aniaya-PKL-di-Pasar-Sei-Sikambing.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) Pasar Sei Sikambing, Jalan Kapten Muslim sangat arogan. Pasalnya, pasukan elite dari Pemko Medan itu, merampas jualan PKL dan menganiaya salah seorang pedagang hingga luka lebam di bagian paha, perut dan leher.Hal itu, disampaikan puluhan PKL Pasar Sei Sikambing Medan bermarga Sihombing, Sinaga dan Sihite dan Sibarani kepada wartawan, Sabtu (28/10/2023). Dijelaskan, salah seorang pedagang bermarga Sibarani, kedatangan Satpol PP pada hari Jumat (27/10/2023) pada tindakan anarkis tersebut atas perintah Walikota Medan Bobby Nasution. "Hampir semua barang dagangan kami dirampas Satpol PP pak, mulai dari ikan, sayur-sayuran dan jualan lainnya, dan mengobrak-abrik jualan kami. Mereka mengatakan tindakan itu atas perintah dari bapak walikota Medan Bobby Nasution," sebut pedagang bermarga Sibarani."Atas tindakan anarkis itu pak, kami mengalami kerugian yang cukup banyak, hingga alat-alat jualan kami pun hancur semua. Yang lebih sedihnya lagi pak, kawan kami di keroyok/aniaya puluhan Satpol PP hingga mengalami syok/trauma," tambahnya.Menurut puluhan warga yang kesehariannya berjualan di Pasar Sei Sikambing itu, tindakan yang dilakukan pihak Satpol PP tidak lah manusiawi."Kami mencari makan dengan berjualan di Pasar Sei Sikambing pak, bukan itu menantang pemerintah. Kami diperlakukan Satpol PP seperti itu, kami hanya bisa pasrah dan berdiam diri. Kami ini orang susah pak, orang miskin. Sebelumnya kami pernah dibawa serta barang-barang dagangan kami ke kantor Satpol PP dan kami di pulangkan namun dagangan kami dibagi-bagi mereka (satpol PP)," ungkap pedagang lainnya.Untuk itu, pedagang Pasar Sei Sikambing berharap kepada Walikota Medan Bobby Nasution memperhatikan para pedagang Sei Sikambing dan menegaskan pihak Satpol PP jangan anarkis dalam menertibkan pedagang di Pasar Sei Sikambing."Kami berharap kepada bapak Walikota Medan Bobby Nasution menegaskan pihak satpol PP jangan anarkis kepada kami para pedagang di Pasar Sei Sikambing," pungkasnya.Sementara itu, Kasat Pol PP Medan Rakhmat Adisyah Putra Harahap saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, terkait puluhan Satpol PP yang anarkis/arogan dalam menertibkan para pedagang Pasar Sei Sikambing Jalan Kapten Muslim Medan, dan diduga salah seorang pedagang dianiaya hingga luka lebam di perut, paha dan leher, serta merampas barang dagangannya dengan mengatasnamakan perintah Walikota Medan, hingga berita ini diterbitkan belum berkomentar dan masih irit berbicara.(BS06)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan

Peristiwa

Satpol PP Pematangsiantar Imbau Warga Bongkar Bangunan Liar di Seputaran Stadion Sang Naualuh

Peristiwa

Satpol PP Medan Ajak Wartawan Jadi Sumber Informasi

Peristiwa

Kehadiran Pedagang Luar Kota Medan Perlu Perhatian Bersama

Peristiwa

Satpol PP Kota Pematangsiantar Ratakan Kuburan Mr X di Jalan Vihara

Peristiwa

HUT ke-4 Batalyon Jalak Cakti, Walikota Medan Harapkan Personil Tingkatkan Peran Aktif dan Kemampuan Guna Dukung Tugas Satpol PP