beritasumut.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau kepada jemaah haji yang baru pulang dari Tanah Suci untuk melaporkan perkembangan kesehatannya ke Puskesmas terdekat.Untuk itu jemaah haji sudah dibekali kartu K3JH (Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji).Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, dr Alwi Mujahit mengatakan, jemaah yang mendapatkan kartu ini bila dalam 14 hari ada demam tinggi kemungkinan bisa jadi ada membawa penyakit dari luar. Maka wajib melapor ke Puskesmas."Namun, bila dalam 14 hari tidak demam, dia (jemaah) wajib lapor juga ke Puskesmas. Sebab K3JH harus dipulangkan ke Puskesmas," ungkapnya kepada wartawan, kemarin.Meskipun begitu, jelas Alwi, sejauh ini pihaknya juga akan terus memantau kesehatan para jemaah haji yang telah pulang ke Tanah Air. Dia menyebutkan, tidak hanya Middle East Respiratory Syndrome (MERS) semuanya tetap dipantau. "Karena sejauh ini pemantauan kita untuk penyakit menular atau infeksi, meski belum ada yang terindikasi. Kalau nanti ada yang terindikasi akan diobati dan dibiayai oleh pemerintah. Kemarin di kloter enam ada satu yang demam dan sesak nafas tapi setelah di cek tidak penyakit menular," sebutnya.[br] Bahkan hingga memasuki pemulangan jemaah haji kloter tujuh tercatat ada 34 jemaah yang meninggal dunia di Sumut. Menurutnya jumlah ini termasuk yang sedikit mengingat jumlah jemaah lansia yang terbilang banyak."Karena yang diberangkatkan tahun ini adalah 70% lansia. Dari 8000 an itu 70% lansia. Saya sudah sangat khawatir bahwa banyak sekali yang meninggal. Tapi, Alhamdulillah 34 orang. Artinya itu jauh dibawah perkiraan kita," bebernya.Begitupun, kepada jemaah haji yang sudah tiba di Sumut pihaknya mengimbau tetap memiliki kewaspadaan tentang penyakit menular. Tetap terpenting untuk mencegah terjadinya penularan penyakit yang dibawa dari luar. "Dengan cara apa, yakni istirahat yang cukup, makan buah-buahan dan makanan bergizi. Terkait usia tua ini tentunya ada pengaruhnya dengan dengan kebugaran jemaah. Maka butuh lebih lama istirahatnya bagi lansia," pungkasnya.(BS04)