Penyandang Disabilitas Juga Punya Kesempatan Bekerja

Herman - Rabu, 24 Mei 2023 21:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052023/_6577_Penyandang-Disabilitas-Juga-Punya-Kesempatan-Bekerja.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS07

beritasumut.com - David Farnando benar-benar tidak menyangka. Lamaran kerja yang dilayangkannya ke Alfamidi diterima. Penyandang tuna rungu dan wicara sudah setahun bekerja di bagian gudang salah satu toko Alfamidi. Kini dia percaya, penyandang disabilitas juga punya kesempatan bekerja. Ditemui di sela-sela Sosialisasi Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan Program Penempatan Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Medan, Rabu (24/05/2023) di Hotel Antares Indonesia, David dibantu juru bicara isyarat, mengatakan, awalnya dia melihat pengumuman lowongan kerja di sebuah media sosial. Hatinya pun tergerak melamar ke perusahaan yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas itu. Tak disangka, lamarannya diterima. Dia pun ditempatkan di gudang toko Alfamidi yang Kecamatan Medan Amplas, yang berlokasi dekat dengan rumahnya. "Kantor dekat rumah, jadi bisa naik sepeda ke kantor," ungkap David melalui juru bicara isyaratnya. David tidak sendiri. Ada 23 kawan sesama penyandang disabilitas yang juga telah diterima bekerja di berbagai toko Alfamidi. Salah seorang di antaranya adalah Ahmad Syafii Fauzi. Sudah setahun lebih penyandang tuna daksa ini bekerja di toko Alfamidi. "Kebetulan ada kawan yang sedang magang di Alfamidi. Dia memberi tahu saya ada lowong kerja buat penyandang disabilitas. Saya pun melamar dan diterima melalui jalur disabilitas dan ditempatkan di toko," ungkapnya. Kedua penyandang disabilitas ini mengaku rekan-rekan kerja juga menerima mereka dengan baik. Mereka tidak pernah disepelekan dan selalu dibantu jika mendapat kesulitan. Baik David maupun Fauzi merasa kebaikan kawan-kawan adalah salah satu suka kerja di Alfamidi. "Dukanya?" tanya peliput. "Sedihnya, kadang-kadang kawan-kawan tidak paham dengan bahasa isyarat saya. Kalau sudah begitu, saya pakai bahasa tulisan," jawab David melalui juru bicara isyaratnya. [br] Perusahan InklusiPeople Development Manager PT Midi Utama Indonesia, Serida Rita Gustina Ginting, mengatakan, perusahaannya yang mengelola toko-toko Alfamidi ini memang berkomitmen membuka kesempatan bekerja kepada penyandang disabilitas. "Kami adalah perusahan inklusi, menghargai keberagaman setiap karyawan kami, bukan hanya kepada kondisi fisik, tapi juga dari bagaimana keahlian dan kemampuan masing-masing karyawan," ujarnya. Dia mengatakan, sampai saat ini perusahaan mempunyai 24 karyawan. Dan saat ini masih ada seorang lagi yang sedang menjalani pembekalan. "Soal penempatan, ya disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan kemampuan serta kondisi teman-teman penyandang disabilitas. Saat ini banyak teman penyandang disabilitas yang kita tempatkan di toko," tutupnya.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Dalam Membangun, Pemko Medan Perhatikan Kebutuhan Penyandang Disabilitas

Peristiwa

Pemko Apresiasi NPC Medan Bina Atlet Disabilitas Raih Prestasi

Peristiwa

Indosat Latih Kurikulum AI untuk Guru dan Penyandang Disabilitas di IDCamp 2024

Peristiwa

Pemprov Sumut Komitmen Ciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Peristiwa

Walikota Pematangsiantar Berbaur dengan Penyandang Disabilitas

Peristiwa

Warga Antusias Ikuti Pelatihan Keterampilan yang Diselenggarakan Bappeda Kota Medan