Kunjungan ke Panti Asuhan, Komunitas Narasi Sumut Tanamkan Nilai Toleransi

Herman - Senin, 15 Mei 2023 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052023/_8451_Kunjungan-ke-Panti-Asuhan--Komunitas-Narasi-Sumut-Tanamkan-Nilai-Toleransi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Komunitas Narasi Sumatera Utara (Sumut) melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Taman Sukacita Anak Bangsa yang beralamat di Jalan Jangka, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (14/05/2023). Kunjungan ini dalam rangka aksi sosial dan menanamkan nilai-nilai toleransi.Adapun ragam kegiatan yang dilaksanakan seperti pemberian materi dan pemahaman mengenai cinta tanah air, perlombaan, dan kegiatan kreatif lainnya. Ricky Yosangga Sagala, selaku Leader Komunitas Narasi Sumut menyampaikan tujuan diselenggarakannya kunjungan tersebut. Dirinya mengatakan jika Komunitas Narasi Sumut ingin berbagi rasa dan menanamkan nilai toleransi.“Berkunjung ke panti asuhan salah satu bukti bahwasanya kita Kom. Narasi Sumatera utara ingin hadir dan berbagi rasa. Ada hal yang kita belum tentu dapatkan di luar sana tapi bisa kita temukan di panti asuhan ini. Hal sebaliknya juga yang belum di rasakan oleh adik-adik kita bisa kita bagi bersama untuk mereka. Hal tersebut yang saya bisa artikan kebersamaan, saling mengasihi, sikap toleransi antar sesama dan sikap menerima satu sama lain tentunya,” ujarnya.Ricky mengatakan jika ada mimpi setiap anak-anak yang harus dicapai. “Kita hadir dengan cara pendekatan pada dasarnya. Memberikan pemahaman bahwasanya hidup di panti asuhan itu bukan berarti harus berhenti bermimpi. Hanya tempat saja yang berbeda, mimpi itu tentunya sama-sama bisa kita raih bersama. Dengan melakukan game kita berharap munculnya sikap kerja sama satu sama lain dan bisa memberikan solusi atas masalah yang mereka hadapi kedepannya,” lanjut Ricky.Kemudian dilaksanakan juga Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) untuk anak-anak panti yang dibalut dengan permainan. “Kami juga memberikan pemahaman terkait untuk lebih cinta NKRI berdasarkan permainan Tes wawasan Kebangsaan. Hal ini untuk menumbuhkan sikap untuk mencintai NKRI dari sedini mungkin,” tutur Ricky.Ricky juga berharap anak-anak Panti Asuhan Taman Sukacita Anak Bangsa bisa termotivasi atas kegiatan tersebut. “Kita sangat berharap tentunya untuk adik-adik yang di panti asuhan baik yang kita kunjungi atau belum bisa kita kunjungi dapat bergembira bersama dan meraih mimpinya. Serta kita harapkan komunitas/organisasi di luar sana bisa melakukan kegiatan yang sama untuk adik-adik kita di panti asuhan. Karena pada dasarnya mereka memerlukan sentuhan dari orang-orang yang bisa memberikan motivasi pada mereka,” harapnya.[br] Andreas Giawa selaku penanggungjawab Panti Asuhan Taman Sukacita Anak Bangsa mengucapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan yang dilakukan Komunitas Narasi Sumut. “Terima kasih kepada kawan-kawan Komunitas Narasi Sumatera Utara yang telah meluangkan waktunya untuk bisa berkunjunga kemari. Sebenarnya sudah dari bulan Februari kemarin sudah mulai jarang yang berkunjung kemarin, sampai muncul pertanyaan dari anak-anak. Tidak lama dari mereka menanyakan itu, muncul kabar kalau Komunitas Narasi Sumut mau berkunjung kemari. Tentu ini bukan karena maksud tertentu, tapi karena memang sebagai bentuk rasa syukur abang dan kakak kemari,” ujarnya.Andreas juga berharap agar Komunitas Narasi Sumut bisa terus bersinergi dalam hal pembinaan di Panti Asuhan tersebut. “Harapan kami tidak besar, kami juga tidak berharap banyak yang abang kakak bawa, tapi jika ada waktu luang silahkan kunjungan kemari lagi, adik-adik disini tentu butuh banyak pembinaan dan motivasi dari kakak dan abang sekalian, itulah harapan kami,” harap Andreas.(ril)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Walikota Medan Dukung Perayaan Hari Toleransi Internasional

Peristiwa

Pemko Medan Gelar Pertemuan Tokoh antar Agama, Tingkatkan Kebersamaan dan Toleransi

Peristiwa

Bangun Toleransi, Polrestabes Medan Ajak Tokoh Agama Jaga Suasana Aman Jelang Pemilu 2024

Peristiwa

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Peristiwa

Indosat Gelar Kompetisi dan Festival Film Pendek SOS 2023, Kolaborasi Kampanye Anti Hate Speech

Peristiwa

Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara, Pj Gubernur Sumut Hassanudin Berharap Mantapkan Toleransi Anak Bangsa