beritasumut.com - Sebuah rumah berlantai dua yang berada di Jalan Selamat Gang Amal, Lingkungan VII, Kelurahan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas terbakar, Selasa (18/4).Dalam peristiwa ini, sebanyak enam orang dilaporkan meninggal dunia, dan beberapa orang lain terluka.Informasi diperoleh, keenam korban masing-masing bernama M Biman Daka (16), Mena Zaswari (13), Ayu Sekar Wangi (17), Daivet Nur Anazam (11), Syamsuddin Lukman (5) dan Bambang Pratama (28). Sedangkan korban luka, bernama Riski Maysarah (27) dan Suci Atika (25).Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 06.35 WIB. Saat itu, api dengan cepat membesar dan kemudian membakar seisi rumah.Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan yang mendapatkan laporan kebakaran, segera menerjunkan lima unit armada pemadamnya. Setelah berjibaku dengan api selama sekitar satu jam, kebakaran pun dapat dipadamkan.Manager Pusdalops-PB BPBD Kota Medan Ronald F Sihotang dalam keterangannya mengatakan, akibat kejadian ini 80 persen bangunan rumah hangus terbakar."Korban jiwa enam orang meninggal dunia. Api dapat dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan," ungkapnya.Sementara itu, dari informasi yang dihimpun, kebakaran yang terjadi pada rumah milik Sugiman ini diduga berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan setelah habis sahur. Adapun kerugian materil akibat kejadian ini, ditaksir mencapai Rp150 jutaSementara itu, Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago mengatakan, jika keenam korban meninggal dalam peristiwa ini telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum atau autopsi"Saat ini kita masih menunggu hasilnya," ungkapnya.[br] Sedangkan untuk kedua korban luka bakar, sambungnya, juga dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan intensif.Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak bersama Inafis Polrestabes Medan masih di lokasi kebakaran guna melakukan penyelidikan tentang kejadian kebakaran tersebut."Mari sama-sama kita doakan agar Bapak Sugiman serta keluarganya yang selamat dan masih menjalani perawatan diberikan kesembuhan dan cepat pulih dari trauma yg dialami. Untuk korban meninggal dunia nantinya setelah selesai dilaksanakan visum atau autopsi akan kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (zie)