Polres Pematang Siantar Proses 196 Kasus Selama Operasi Pekat Toba 2023

Herman - Kamis, 06 April 2023 11:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042023/_3979_-Polres-Pematang-Siantar-Proses-196-Kasus-Selama-Operasi-Pekat-Toba-2023.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Sejak pelaksanaan Operasi Penyakit masyarakat (Pekat) Toba 2023 Polres Pematang Siantar tangani 196 kasus tindak pidana dan pelanggaran lalulintas. Demikian dikatakan, Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando SH SIK saat press release, di depan Gedung Utama Mako Polres Pematang Siantar, Rabu (05/04/2023) siang. Dijelaskan AKBP Fernando, Operasi Pekat bertujuan mencegah dan menanggulangi kejahatan penyakit masyarakat seperti premanisme, perjudian, pornografi, miras, prostitusi, kejahatan jalanan, tawuran, balap liar dan knalpot blong yang meresahkan masyarakat pada Bulan Suci Ramadhan 1444 H di wilayah hukum Polres Pematang Siantar. Kapolres Pematang Siantar AKBP Fernando didampingi Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung.SH, dan Kasubag Humas AKP Rusdi Ahya juga menjelaskan, dari 196 kasus tindak pidana yang ditangani, terdiri dari 47 kasus premanisme dengan jumlah pelaku sebanyak 47 orang, modusnya parkir liar, perbaikan jalan di seputaran Kota Pematang Siantar, namun para pelaku hanya diberi pembinaan. Kemudian ada 3 kasus perjudian jenis togel Sidney dan chip Higgs Dominos dengan jumlah pelaku sebanyak 3 orang, untuk kasus perjudian ini para pelaku dilakukan penahanan dan prosesnya telah tahap penyidikan.[br] Selanjutnya, untuk kasus prostitusi sebanyak 2 kasus dengan jumlah pelaku sebanyak 4 orang yang diamankan dari Hotel Sriwijaya, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, hanya saja para pelaku dilakukan pembinaan, sementara dari kasus prostitusi turut diamankan barang bukti berupa alat kontrasepsi (Kondom). "Kalau kasus prostitusi dan miras nihil, Kami juga ada mengungkap 6 target operasi (TO) diantaranya 4 target operasi (TO) orang dan 2 target operasi (TO) empat," pungkas AKBP Fernando mantan Kapolres Tanjung PinangSelama Operasi Pekat itu, ada 164 sepeda motor berbagai merek diamankan karena menggunakan knalpot blong atau bukan standar SNI, sepeda motor tetap dapat diambil asal pemiliknya membawa surat kelengkapan sepeda motor seperti STNK dan BPKB, kemudian mengganti knalpot blong dengan aslinya, sedangkan knalpot bong akan disita untuk dimusnahkan. "Semua ini bertujuan supaya menciptakan masyarakat lebih kondusif pada bulan puasa dan sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri, Mari Kita bersama masyarakat menciptakan suasana aman dan nyaman di Kota Pematang Siantar," pungkas Kapolres Pematang Siantar mengakhiri.(BS06)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Launching Pemberian Sumur Bor oleh Polres Pematang Siantar

Peristiwa

Walikota Pematang Siantar Hadiri Pisah Sambut Kapolres Pematang Siantar

Peristiwa

HUT Bhayangkara, Walikota Serahkan Penghargaan kepada Personel Polres Pematang Siantar

Peristiwa

Ops Pekat Toba 2023, Polrestabes Medan Amankan 120 Pelaku Preman, 200 Botol Miras dan 5 Pasangan Mesum

Peristiwa

Ops Pekat Toba, Polda Sumut Amankan 341 Tersangka Premanisme

Peristiwa

Polrestabes Medan Gelar Pelatihan Pra Ops Pekat Toba 2023