Dubes Belanda Siap Bantu Bobby Nasution Jadikan TPA Terjun Sumber Pendapatan

Herman - Selasa, 21 Februari 2023 10:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022023/_1158_Dubes-Belanda-Siap-Bantu-Bobby-Nasution-Jadikan-TPA-Terjun-Sumber-Pendapatan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS07

beritasumut.com - Walikota Medan, Bobby Nasution sangat antusias atas kunjungan Duta Besar (Dubes) Belanda HE Lambert Grijns yang menawarkan kerja sama dalam penanganan sampah, termasuk pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun di Kecamatan Medan Marelan sehingga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).“Salah satunya bagaimana gas metan yang dihasilkan TPA Terjun dikelola dengan sebaik mungkin sehingga tidak mengganggu kesehatan. Setelah itu gas metan akan diolah menjadi sumber energi karena sangat bagus dikelola menjadi energi listrik,” kata Kadis Lingkungan Hidup Kota Medan, Suryadi Panjaitan dalam Podcast bertajuk Bincang Kolaborasi (BK) Medan di TPA Terjun, kemarin.Dikatakan Suryadi, Dubes Belanda menyampaikan hal itu kepada Bobby Nasution saat meninjau TPA Terjun baru-baru ini. Dalam peninjauan tersebut, Dubes Belanda membawa sejumlah timnya. “Dalam peninjauan tersebut, Pak Dubes mengatakan, yang kita pijak (sampah) ini bisa menjadi sumber pendapatan untuk mendukung pembangunan Kota Medan,” ungkapnya.Tidak itu saja, imbuh Suryadi, Dubes juga mengatakan kepada Wali Kota akan mengelola TPA Terjun menjadi daerah wisata. “Luas TPA Terjun yang kita miliki saat ini lebih dari 10 hektar. Jika ditata sedemikian rupa, TPA Terjun dapat menjadi kawasan wisata seperti yang telah dilakukan di Belanda. Pak Bobby sangat antusias dan bersemangat atas tawaran yang disampaikan Dubes Belanda tersebut,” paparnya.Terkait itu, jelas Suryadi, Wali Kota siap memenuhi permintaan Dubes Belanda untuk memperluas sisi kiri TPA Terjun beberapa hektar lagi guna menjadikannya sebagai tempat wisata. “Bahkan, Pak Bobby mengatakan sisi kiri dan kanan yang kini dibangun sistem pengelolaan sampah dengan metode sanitary landfill akan ditata menjadi tempat wisata. Ini betul-betul akan kita wujudkan,” ujarnya.[br] Dikatakan mantan Kadis Kesehatan Kota Medan ini, Bobby Nasution sangat mendukung penuh tawaran Dubes Belanda tersebut. Selain mengatasi persoalan sampah yang merupakan satu dari lima program prioritas, jelasnya, menantu Presiden Joko Widodo ini berharap melalui kerja sama yang dilakukan lambat-laun dapat menghilangkan ketakutan masyarakat akan TPA. Sebab, bilangnya, TPA telah menjadi tempat untuk bersantai yang nyaman, mengobrol serta makan. “Saya yakin kerjasama yang dilakukan dengan Pemerintah Belanda ini akan menjadikan TPA Terjun semakin baik ke depannya,” tuturnya optimis.Yang menarik lagi, beber Suryadi, tawaran kerjasama yang dilakukan Pemerintah Belanda tidak membebankan biaya kepada Pemko Medan. Sebab, melalui kerjasama yang dilakukan Pemerintah Belanda akan berinvestasi sekaligus memberikan uang kepada Kota Medan. “Tentunya ini menarik dan sangat luar biasa,” tuturnya.Selama ini, Suryadi menerangkan, setiap tawaran kerjasama yang ditawarkan senantiasa ingin menyedot PAD Kota Medan. “Berbeda dengan kerjasama yang ditawarkan Pemerintah Belanda, malah kita yang diberi uang. Kita tunggu terobosan ini karena memang sudah diambang pintu. Pak Bobby sudah oke dan siap mendukungnya. Sebagai Kadis Lingkungan Hidup, tentunya ini surprise yang luar biasa. Di satu sisi membantu kita mengurangi sampah, satu sisi lagi kita mendapatkan uang,” pungkasnya.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tinjau PSEL di Benowo, Menko AHY: Infrastruktur Pengelolaan Sampah Lewat Teknologi Diperkuat

Peristiwa

Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Strategi Komprehensif

Peristiwa

Rico Waas-Zakiyuddin Ingin Sampah Ke Depan Didaur Ulang Jadi Sesuatu yang Berguna

Peristiwa

Tinjau Penanganan Sampah, Wakil Walikota Pematangsiantar Turun ke Kecamatan dan Kelurahan

Peristiwa

Kompor Berbahan Bakar Sampah, Inovasi Kelurahan Tanah 600 Marelan dalam Penanganan Sampah

Peristiwa

Plt Walikota Medan: Pengelolaan Sampah Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemerintah