Polda Sumut Tangkap Pelaku Penembakan Mantan Anggota DPRD Langkat

Herman - Senin, 13 Februari 2023 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022023/_6724_Polda-Sumut-Tangkap-Pelaku-Penembakan-Mantan-Anggota-DPRD-Langkat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

beritasumut.com - Tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama Satreskrim Polres Langkat menangkap lima orang pelaku penembakan mantan anggota DPRD Kabupaten Langkat, Paino (47).Kelimanya, yakni LS Ginting alias Tosa (26) warga Bukit Dinding Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, kemudian D Bangun (38) warga Desa Timbang Jaya, Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat.Selanjutnya P Sembiring (43) warga Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, MH alias Tio (27) warga Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat dan SY alias Tato (27) warga Kelurahan Bingai Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat. Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, para tersangka ini diamankan dari lokasi yang berbeda-beda. Otak pelaku ditangkap di Kawasan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang dan eksekutor ditangkap di Kawasan Aceh. "Sedangkan tiga lainnya diamankan di kediaman masing-masing," ungkapnya kepada wartawan di Mapolda Sumut, Senin (13/02/2023).Lebih lanjut, Panca menjelaskan, otak pelaku pembunuhan bernama LS Ginting alias Tosa yang selama ini memiliki usaha kelapa sawit di Kabupaten Langkat. Karenanya, jelas dia, motif pembunuhan itu berkaitan dengan bisnis. "Ini berkaitan dengan usaha, Tosa memiliki usaha mengumpulkan sawit," jelasnya. Tapi sambungnya, semakin hari usahanya milik Tosa justru anjlok. Sedangkan usaha korban yang juga mengumpulkan kelapa sawit semakin berkembang. "Usaha tersangka semakin hari semakin merosot dan korban itu sebagai saingan usahanya," ucapnya. Dari persoalan inilah, tutur Panca, Tosa merencanakan untuk menghabisi nyawa korban. "Ini direncanakan Tosa dan beberapa orang termasuk eksekutor maupun orang yang membantu," pungkasnya.[br] Sementara itu, eksekutor penembakan, D Bangun (38) mengaku mendapatkan upah Rp10 juta untuk menghabisi nyawa Paino. Dia menyebut, menembak bagian dada kanan korban dari jarak dekat, hanya sekira 0,5 meter."Dibayar 10 juta (rupiah) sama dia (otak pelaku). Seperti ditempel lah gitu," ujar D Bangun.Seperti diketahui, mantan anggota DPRD Langkat, Paino tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Devisi 1 Desa Basilam BL, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Kamis (26/01/2023) dini hari lalu.Korban warga Dusun VII, Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, tewas dengan luka tembak di bagian dada.(BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan

Peristiwa

Jenazah WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Pekanbaru

Peristiwa

PAN Kecam Keras Penembakan WNI di Perairan Malaysia: Langgar HAM

Peristiwa

Penembakan Bos Rental Mobil, 3 Oknum TNI AL juga Dijerat Pasal Penadahan

Peristiwa

Aparat Terus Kejar Pelaku Penembakan 2 Anggota TNI di Maybrat Papua

Peristiwa

Panglima TNI Berbelasungkawa Atas Gugurnya Pratu F Korban Penembakan KST