Wapres RI Buka Konferensi Islam Tingkat ASEAN di Bali

Herman - Jumat, 23 Desember 2022 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122022/_7285_Wapres-RI-Buka-Konferensi-Islam-Tingkat-ASEAN-di-Bali.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin membuka Konferensi Islam Tingkat ASEAN ke-2, Kamis (22/12/2022), di Hotel Hilton, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.Dalam sambutannya Wapres mengungkapkan keyakinannya bahwa dengan menjadi umat terbaik maka umat Islam akan mampu menghadapi berbagai tantangan global saat ini, mulai dari perang antarnegara, pergolakan ekonomi, krisis pangan dan energi, bencana alam, hingga konflik kemanusiaan.“Ajaran Islam mendorong terwujudnya generasi khairu ummah, atau umat terbaik,” ujar Wapres, dikutip dari laman wapresri.go.idWapres menambahkan, dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 110 disebutkan bahwa khairu ummah merujuk pada umat Islam yang melaksanakan kebaikan (amar ma’ruf) dan menghindari kemungkaran (nahi munkar), yang dibarengi dengan keimanan kepada Allah Swt.“Sederhananya, khairu ummah adalah cerminan umat yang menjadi teladan, juga pionir hadirnya kemaslahatan dan tegaknya keadilan,” ujarnya.Wapres menilai, mengerjakan kebaikan dan menjauhi kemungkaran tidak semata soal ibadah tetapi prinsip yang harus diimplementasikan dalam semua aspek kehidupan.“Umat Islam harus melakukan amar ma’ruf di seluruh bidang, baik itu bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun lingkungan,” tuturnya.Hal tersebut, lanjut Wapres, dapat diaktualisasikan baik secara individu, komunitas, maupun melalui wadah institusi. Pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk meningkatan layanan kesehatan masyarakat, memperluas akses dan perbaikan mutu pendidikan, hingga membuat perlindungan sosial untuk menghilangkan kemiskinan.Di sisi lain, Wapres mengingatkan, umat Islam agar selalu terdepan dalam upaya memberantas segala bentuk kemungkaran yang ditemui dalam keseharian, termasuk ikhtiar melawan segala bentuk hoaks dan disinformasi, intoleransi, hingga aksi ekstremisme yang berpotensi menimbulkan perpecahan.“Dalam praktiknya, amar ma’ruf dan nahi mungkar tentu harus berjalan seiring dengan kadar yang adil atau moderat (Islam wasathiyah). Hal ini sesuai dengan prinsip Islam, bahwa yang terbaik adalah yang seimbang (ummatan wasathan), dan segala yang berlebihan akan berujung pada ketidakbaikan, bahkan menyebabkan kehancuran,” kata Wapres.[br] Dalam acara yang mengangkat tema “Khaira Ummah” ini, Wapres mengajak seluruh umat Islam, baik di Indonesia maupun di wilayah ASEAN, untuk bersama-sama meneguhkan posisi umat Islam dalam kancah global, demi terwujudnya perdamaian dan tegaknya muruah kemanusiaan.“Saya juga mengharapkan perhelatan ini semakin menumbuhkan prospek, sekaligus menguatkan kerja sama negara-negara ASEAN dan Arab Saudi di berbagai aspek, utamanya di bidang pendidikan dan riset untuk mengakselerasi tercapainya generasi unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” tandasnya.Hadir dalam acara tersebut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Al-Thagafi, Gubernur Bali I Wayan Koster, rektor dari berbagai universitas Islam di Indonesia, serta delegasi konferensi dari negara-negara ASEAN.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PSM Tekuk Klub Vietnam 3-0, Lolos ke Semifinal ASEAN Club Championship

Peristiwa

Syarat Indonesia Lolos ke Semifinal ASEAN Championship 2024

Peristiwa

Klasemen ASEAN Championship 2024 usai Indonesia Ditahan Laos

Peristiwa

Bakamla RI Persiapkan Asean Coast Guard Forum Tahun 2024

Peristiwa

Presiden Jokowi Tiba di Tanah Air Usai Lawatan ke Tiga Negara ASEAN

Peristiwa

Presiden Jokowi Kunjungi 3 Negara Asean di Awal Tahun 2024