Walikota: Pemko Medan Selalu Terbuka Dalam Kerja Sama Penanganan Sampah

Herman - Rabu, 23 November 2022 12:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112022/_3566_Walikota--Pemko-Medan-Selalu-Terbuka--Dalam-Kerja-Sama-Penanganan-Sampah-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS07

beritasumut.com - Penanganan sampah yang merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution mendapat dukungan dari PT Biocycle. Perusahaan ini ingin membantu Pemko Medan dalam mengatasi persoalan sampah organik dengan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Dukungan itu langsung mendapat apresiasi dari menantu Presiden Joko Widodo tersebut. “Kota Medan pernah mendapat predikat sebagai kota terjorok karena sistem pengolahan sampah di TPA masih menggunakan sistem open dumping. Oleh karenanya kami tentunya menyambut baik jika PT Biocycle membantu Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan ini," kata Bobby Nasution saat menerima audiensi Kombes Pol Maruli Siahaan SH MH dan PT Biocycle di Balai Kota Medan, Selasa (22/11/2022). Dikatakan Bobby Nasution, Pemko Medan terus berupaya melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah. Tapi, pengelolaan yang dilakukan harus bisa mereduse dengan mengurangi tonase sampah yang masuk ke TPA dengan cara recycle. “Jadi, sebelum masuk ke TPA, sampah rumah tangga ini harus terlebih dahulu diolah menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan,” ungkapnya. Masalah sampah, kata Bobby Nasution, memang harus ditangani. Sebelum lebih lanjut, orang nomor satu di Pemko Medan ini berharap agar PT Biocycle terlebih dahulu dapat membawa sampel sampah yang ada di Kota Medan ke pabrik yang ada di Kampar, Riau. “Jika memang cocok, kami akan sangat terbuka kalau PT Biocycle ingin berinvestasi penanganan sampah di Kota Medan," ujarnya. Sebelumnya, Kombes Dr Maruli Siahaan SH MH menyampaikan, bersama dengan PT Biocycle ingin berkolaborasi dengan Pemko Medan untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan. "Kami ingin memberikan sumbangsih kepada Pemko Medan agar permasalahan sampah ini dapat segera diatasi, sehingga Medan menjadi lebih bersih lagi ke depannya," jelas Maruli. [br] Sementara itu, Direktur Operasional PT Biocycle Drs LF Lumbantoruan memaparkan strategi yang dapat dilakukan dalam pengelolaan sampah di Kota Medan melalui Metode Pengolahan Sampah dengan Pemanfaat Bahan Organik Menjadi BSF. Di antaranya, jelasnya, sampah harus diolah secara industri, mendirikan pabrik pengolahan sampah yang integrated dan zero waste landfill serta menjadikan sampah sebagai bahan baku industri daur ulang, refuse derived fuel (RDF) atau BSF. "Metode yang teknologi digunakan untuk pengolahan sampah ini bermanfaat untuk bahan baku daur ulang yang sudah dicuci dapat diproses sebagai bahan baku industri, bahan baku RDF organik dapat diproses menjadi bahan bakar boiler dan bahan baku food waste dan organik yang sudah diproses dapat dijadikan sebagai bahan makanan RDF," papar Lumbantoruan.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tinjau PSEL di Benowo, Menko AHY: Infrastruktur Pengelolaan Sampah Lewat Teknologi Diperkuat

Peristiwa

Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Strategi Komprehensif

Peristiwa

Rico Waas-Zakiyuddin Ingin Sampah Ke Depan Didaur Ulang Jadi Sesuatu yang Berguna

Peristiwa

Tinjau Penanganan Sampah, Wakil Walikota Pematangsiantar Turun ke Kecamatan dan Kelurahan

Peristiwa

Walikota Medan Sambut Baik Investasi Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Peristiwa

Kompor Berbahan Bakar Sampah, Inovasi Kelurahan Tanah 600 Marelan dalam Penanganan Sampah