Tikam Istri Hingga Tewas, Suami Sekarat Diamuk Warga

Herman - Minggu, 23 Oktober 2022 22:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102022/_7000_Tikam-Istri-Hingga-Tewas--Suami-Sekarat-Diamuk-Warga-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com - Nurmaya Santi Siregar (28) tewas bersimbah darah dibacok dan ditikam suaminya bernama Indra Syahputra (34) pakai benda tajam di Jalan Mandala By Pass, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (22/10/22) malam.Korban mengalami luka bacokan menganga di leher, dan bagian tubuh lainnya. Sedangkan anak korban berinisial Sa (18 bulan) mengalami luka sayatan benda tajam.Aksi nekat yang dilakukan pelaku warga Jalan Asrama, Kelurahan Cinta Damai, Helvetia ini terhadap istrinya karena dipicu anaknya dititip ke penitipan anak di kawasan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.Personil Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat laporan aksi pembunuhan tersebut langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti dan keterangan (pulbaket)."Saat ke lokasi, personel menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia berlumuran darah. Selain itu, anaknya yang perempuan mengalami luka-luka. Pelaku babak belur diamuk massa," kata Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol M Agustiawan dalam keterangannya, Minggu (23/10/2022). Kapolsek menjelaskan, dari keterangan saksi Maisyarah alias Era bahwa malam itu dia bersama korban naik becak bermotor (betor) untuk menjemput anak mereka di Sampali, Percut Sei Tuan. Pelaku mengikuti korban dengan mengendarai betor yang berbeda.Setelah itu, korban dan pelaku bertemu di depan Pos Unit Lantas Polsek Percut di Jalan Pancing dan terjadi cekcok mulut. Lalu, betor yang ditumpangi saksi dan korban kembali jalan. Tapi pelaku tetap mengikuti korban dari belakang.Sesampai di TKP Jalan Mandala, pelaku langsung menabrakkan betor yang ditumpangi korban sehingga terjadi keributan.Tak disangka, pelaku yang diduga emosi langsung mengambil parang yang ada di bak belakang betor dan membacoki istrinya.Akibat serangan secara mendadak itu korban ambruk bersimbah darah dan tewas di lokasi. Anak korban (Sa) yang ada dipangkuannya terluka terkena sabetan parang.[br] Warga yang melihat kejadian itu berdatangan ke lokasi. Namun warga marah dan emosi karena pelaku mengacungkan parang. Setelah itu, seorang warga dengan sigap merebut parang dari tangan pelaku. Tanpa di komandoi warga lainnya terus menghakimi pelaku hingga berdarah-darah.Personil yang tiba di lokasi membawa ketiganya ke RS Bhayangkara di Jalan KH Wahid Hasyim. Untuk korban dilakukan otopsi. Pelaku dan anaknya dapat perawatan media. Sa mendapat 16 jahitan karena luka dibeberapa bagian tubuhnya."Barang bukti yang ditemukan 2 unit betor dan sebilah parang. Personel masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kompol M Agustiawan.(BS06)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kasus Kekerasan Seksual Anak, LPA Deli Serdang Apresiasi LPSK RI

Peristiwa

LPA Deli Serdang Jenguk Anak Korban Kekerasan asal Dairi di RSU Haji Medan

Peristiwa

Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat

Peristiwa

Pelaku Pembunuhan Sadis yang Mayatnya Dibuang ke Sumur di Tanjung Selamat Terancam Hukuman Mati

Peristiwa

Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo

Peristiwa

Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski