beritasumut.com - Hampir setiap tahun banjir melanda beberapa wilayah di Indonesia.Curah hujan yang tinggi sejak akhir tahun 2021 hingga awal tahun 2022 menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir.Selain itu, penyebab lainnya adalah resapan air yang kurang baik dan aliran sungai tidak bekerja dengan baik.Saat dijumpai di Kantor KADIN Medan Jalan Palang Merah Nomor 23 Medan, Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Medan Bidang Lingkungan Hidup Williem Hasli, mengatakan, salah satu upaya dalam pencegahan adalah menjaga agar bersih agar dapat bekerja dengan baik. "Kita dapat membuat saluran dan resapan air yang baik di lingkungan sekitar perusahan agar air tidak menggenang dan menyebabkan banjir, reboisasi tanaman untuk membantu resapan air, memperbanyak lahan penyerapan air, memperbesar banyak lahan penyerapan air maka risiko banjir dapat dihindari," ujar Williem Hasli.Selain itu, lanjutnya, membersihkan selokan di seputaran perusahaan yang menuju aliran sungai agar air mengalir dengan baik serta fungsi selokan dan sungai dapat optimal, membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah pada lahan penyerapan, selokan, dan agar tidak menghambat penyerapan dan aliran air. Usahakan tidak mendirikan bangunan di tepi sungai agar terhindar dari risiko banjir dan menghambat aliran sungai yang menyebabkan banjir. Kemudian, tidak menebang pohon di hutan secara liar dan besar-besaran yang akibatnya hutan yang gundul dapat menyebabkan penyerapan air berkurang dan tanah mudah terkikis air hujan, sehingga menyebabkan banjir dan longsor."Dimulai dengan menjaga lingkungan sekitar.Menjaga lingkungan tetap bersih dapat mencegah risiko bencana dan terhindar dari berbagai penyakit," tutup Williem.(BS10)