Perluas Aliran Sungai Bedera, Bentuk Sikap Tegas Bobby Nasution Dalam Menanggulangi Banjir

Herman - Jumat, 09 September 2022 17:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092022/_4943_-Perluas-Aliran-Sungai-Bedera--Bentuk-Sikap-Tegas-Bobby-Nasution-Dalam-Menanggulangi-Banjir.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS07

beritasumut.com - Penanggulangan masalah banjir di kota Medan menjadi program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution. Berbagai langkah strategis pun diambil untuk mengatasi permasalahan banjir tersebut salah satunya dengan melakukan pelebaran sungai Bedera. Sebab seperti yang diketahui faktor penyebab terjadinya banjir di kota Medan adalah akibat dari pendangkalan dan penyempitan aliran sungai yang melintasi kota Medan. Oleh sebab itulah Pemko Medan memandang perlu dilakukan pelebaran aliran sungai Bedera sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir di Kota Medan, khususnya di Kecamatan Medan Helvetia dan Kecamatan Medan Sunggal.Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Endar Sutan Lubis sebelumnya, mengatakan, normalisasi sungai Bedera segera dimulai dengan pengosongan lahan di bantaran sungai Bedera yang merupakan aset negara. Bangunan permanen maupun semi permanen dibongkar dengan menggunakan alat berat oleh aparatur Pemko Medan di bantu personil TNI dan Polri."Pengosongan lahan yang merupakan aset negara ini merupakan bagian dari normalisasi Sungai Bedera yang diharapkan menjadi salah satu solusi pengendalian banjir di Medan, khususnya di kawasan Kecamatan Medan Helvetia dan Sunggal," kata Endar Sutan Lubis. Endar Sutan Lubis juga menyatakan sebelum dilakukan pembongkaran, Pemko Medan juga telah memberikan imbauan dan peringatan pengosongan kepada masyarakat yang mendirikan bangunan di atas tanah negara tersebut. [br] Imbauan tersebut tertuang dalam surat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Nomor 338/7899 perihal Imbauan/Peringatan Pengosongan Lahan, yang kemudian dilanjutkan dengan surat kedua Nomor 640/8168 tanggal 29 Agustus 2022 perihal Pembongkaran Bangunan. Selanjutnya, surat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan Nomor 640/5532 Tanggal 30 Agustus 2022 perihal pemberitahuan pengosongan lokasi."Alhamdulillah, sebagian besar warga di lokasi itu secara sukarela dan memang sudah bersedia untuk pindah, untuk mengosongkan lahan," ucapnya sembari menambahkan penertiban dilakukan dengan cara persuasif dan humanis bahkan petugas juga ikut membantu mengangkat barang warga yang belum terangkat dan menyiapkan armada pengangkutan. Lanjut Endar Sutan Lubis lagi setelah pengosongan lahan milik negara ini tuntas, nantinya Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II dan Kementerian PUPR segera melakukan pekerjaan fisik normalisasi Sungai Bedera ini."Diharapkan dengan normalisasi ini pengendalian banjir di kawasan Medan Helvetia dan Sunggal dapat diatasi," harap Endar Sutan Lubis.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Tinjau Perbaikan Jalan Gurilla, Wakil Walikota Medan Ingin Masyarakat Terbebas Banjir

Peristiwa

Sejumlah Ruas Jalan di Medan Deli Tergenang Banjir Pada Hari Perayaan Imlek

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Fatoni dan Pj Ketua PKK Tyas Fatoni Tinjau Banjir dan Berikan Bantuan

Peristiwa

Dinkes Medan Instruksikan Puskesmas Tangani Dampak Banjir

Peristiwa

Hujan Guyur Medan dan Deli Serdang, 300 Rumah Terendam Banjir di Jalan Pelajar Ujung, Marindal 1, Kecamatan Patumbak

Peristiwa

Respon Cepat Banjir, Kapolda Sumut Kerahkan Personel Bantu Warga Terdampak