Geruduk Mapolrestabes Medan

Massa Aliansi Tolak Kekerasan Minta Rekan Aktivis Segera Dibebaskan

Herman - Kamis, 14 Juli 2022 10:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072022/_8291_Massa-Aliansi-Tolak-Kekerasan-Minta-Rekan-Aktivis-Segera-Dibebaskan-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS06

beritasumut.com -Ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Tolak Kekerasan dan Penahanan menggeruduk Mapolrestabes Jalan HM Said Medan, Rabu (13/7/2022) sore. Massa meminta, rekan mereka yang diamankan sebanyak 33 orang sebagai seniman dan budayawan di Jalan Sisingamangaraja Medan yang menolak eksekusi rumah seni dan budaya untuk dibebaskan segera. "Kita melakukan aksi damai meminta kepada Kapolrestabes Medan untuk melepaskan rekan - rekan seperjuangan yang diamankan dari Jalan Sisingamangaraja Medan segera dilepaskan," ucap Kordinator Aksi Aliansi Tolak Kekerasan dan Penahanan Medan Sri RM di hadapan petugas Polrestabes Medan. Sri selaku seniman Medan, sikap yang dilakukan ini bentuk solidaritas sesama seniman yang teraniaya. Sebab tempat tongkrongan seniman dan budayawan di Jalan Sisingamangaraja Medan telah dieksekusi oleh pihak Pengadilan Negeri Medan. Padahal kasus tersebut masih berjalan di PTUN. Namun banding di PTUN memutuskan para seniman menang dalam perkara maupun gugatan tersebut. Karena itu, sambung Sri, meminta kepada pimpinan Polrestabes Medan harus menjadi Polri yang Presisi dan tetap mengayomi dan melindungi warganya. "Kami percaya dengan pimpinan yang ada di Polrestabes Medan akan mendengar aspirasi para seniman Medan untuk membebaskan rekan - rekan kami yang diboyong oleh petugas Polrestabes Medan," ujarnya. Sementara itu salah seorang aktivis yang juga Ketua Partai Rakyat Adil dan Makmur Ade Darmawan turut serta dalam pertemuan dengan Kasat Intel Polrestabes Medan AKBP Ahyan mengenai, pihak Polrestabes Medan mengambil langkah-langkah yang baik untuk segera membebaskan para aktivis Medan. "Menjelang malam, 33 orang sebagai aktivis yang diamankan oleh petugas Polrestabes Medan akan dibebaskan," jelas Ade Darmawan.(BS06)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait