Pengamanan Mudik Lebaran, 10.376 Personel Gabungan Diturunkan

Herman - Kamis, 21 April 2022 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042022/_2149_Pengamanan-Mudik-Lebaran--10-376-Personel-Gabungan-Diturunkan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS04

beritasumut.com - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama lintas sektor mengaku telah siap untuk mengamankan seluruh rangkaian Lebaran Idul Fitri 1443 H khususnya dalam pelaksanaan mudik 2022. Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pangdam I/BB Mayjen TNI Achmad Daniel Chardin dan sejumlah pejabat Forkopimda lainnya menyatakan, Operasi Ketupat Toba 2022 juga akan resmi dilaksanakan mulai 28 April hingga 9 Mei 2022."Tadi kita sudah sepakat kalau kepolisian akan melaksanakan operasi dengan sandi Operasi Ketupat Toba 2022 yang akan digelar pada tanggal 28 April sampai 9 Mei 2022," ungkapnya usai melakukan rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pengamanan Idul Fitri, di Mapolda Sumut, Selasa (19/04/2022). Dalam kesempatan ini, Panca menegaskan, jika operasi ini digelar untuk memberi keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri dan mudik agar berjalan aman, sehat dan lancar. Apalagi, sambungnya, pada tahun ini, pemerintah memprediksi akan terjadi peningkatan pada arus mudik."Untuk mengamankan ini, maka kita memiliki sejumlah mekanisme, di antaranya adalah dengan mendirikan Pos Pengamanan (Pos Pam)," jelasnya. Panca menerangkan, pihaknya akan mendirikan 146 Pos yang terdiri dari 105 Pos Pam, 35 Pos Pelayanan dan 10 Pos Terpadu yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Sumut. Nantinya pos-pos tersebut akan ditempati sebanyak 10.376 personel terdiri dari 7.014 personel Polri serta 3.362 personel TNI dan lintas sektoral lainnya yang di dukung oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan. "Kita berharap dengan adanya operasi Ketupat Toba, masyarakat bisa betul-betul merayakan Idul Fitri terlebih khusus saat mudik aman dan sehat, tentu semuanya ini harus memperhatikan prokes," ucapnya.[br] Untuk itu, Panca juga mengingatkan kepada masyarakat yang hendak melaksanakan mudik untuk segera melengkapi diri dengan vaksin booster atau dosis ketiga. Dia menyatakan langkah ini diambil sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 saat Idul Fitri."Kita berharap tidak menjadi menyumbang pandemi Covid pasca Idul Fitri," tuturnya.Karenanya, tambah Panca, bagi masyarakat yang belum divaksin booster atau baru mendapatkan vaksin dosis II, sesuai aturan pemerintah diwajibkan menunjukkan Surat PCR ketika melakukan perjalanan mudik. "Polda Sumut sendiri juga akanmenyediakan vaksinasi di Pos-Pos Pelayanan kepada pemudik yang belum divaksin. Sehingga mudik lebaran tahun ini tetap sehat," pungkasnya.Sementara itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengimbau kepada masyarakat agar protokol kesehatan dapat dijadikan prioritas dalam rangka mudik lebaran 2022. Tidak hanya itu, Edy juga memastikan keamanan dalam mudik lebaran tahun ini."Tapi intinya adalah saat ini masih (ada) Covid-19, sehingga protokol kesehatan lah yang dijadikan prioritas," imbuhnya. (BS04)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

PT Dua Rimba Medtech Indonesia Resmikan Fasilitas di Cikarang, Dorong Kemandirian Industri Alat Kesehatan Nasional

Peristiwa

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Peristiwa

Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pertamina Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

Mendag Budi Santoso Akui Harga Plastik Naik, Ini Penyebab Utamanya