Bobby Nasution, Wali Kota Pertama di Medan yang Dengar Aspirasi Nelayan

- Senin, 28 Februari 2022 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022022/_1302_Bobby-Nasution--Wali-Kota-Pertama-di-Medan-yang-Dengar-Aspirasi-Nelayan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Selama ini masyarakat nelayan sering luput dari perhatian kepala daerah, sehingga merasa diabaikan dan dianaktirikan dari pembangunan yang dilakukan. Kondisi itu membuat kehidupan para nelayan sangat memprihatinkan. Stigma ini yang ingin dihapuskan Bobby Nasution sejak dilantik menjadi Wali Kota Medan, persoalan nelayan menjadi fokus perhatiannya. Menantu Presiden Joko Widodo ini ingin membantu meningkatkan taraf kehidupan para nelayan.Sebagai langkah awal, Bobby menghadiri rembug nelayan yang digagas DPP Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI). Dalam dialog dengan nelayan yang berlangsung di Jalan Sembilang Pajak baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, persisnya di pinggiran laut tersebut, orang nomor satu di Pemko Medan ini menampung seluruh keluhan yang disampaikan para nelayan. “Sampaikan semua permasalahan, marah pun saya terima,” kata Bobby Nasution ramah dalam rembug nelayan.

Baca Juga : Bobby Nasution : Hilangkan Julukan Medan sebagai Kota Terjorok di Indonesia

Banyak keluhan yang disampaikan nelayan dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut. Mulai pembenahan Kampung Bagan Deli yang kumuh, persoalan banjir akibat air pasar, sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi, asuransi untuk nelayan sampai pembinaan dan pelatihan UMKM untuk istri-istri nelayan. Semua keluhan itu ditampung Bobby Nasution untuk selanjutnya akan ditindaklanjuti sebagai upaya untuk meningkatkan taraf hidup nelayan.Guna menjawab dan menentukan permasalahan yang dikeluhkan nelayan, Bobby mengatakan, Pemko Medan tidak bisa bekerja sendiri, tapi melibatkan Pemprov Sumut dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). "Insya Allah, pembenahan Kampung Bagan Deli kita mulai tahun ini," ungkapnya seraya menambahkan akan berkantor di kawasan Medan bagian Utara sehingga upaya untuk meningkatkan taraf hidup nelayan terwujud sesuai yang diharapkan.[br] Perhatian Bobby kepada para nelayan mendapat perhatian dari Dekan Fakultas Hukum Universitas Medan Area, Dr M Citra Ramadhan SH MH. Dikatakan Citra, wilayah Kampung Bagan Deli yang rentan terkena dampak yakni kawasan pesisir dan perkotaan di dekat pantai, sehingga banjir pasang air laut merupakan tantangan yang nyata saat ini.

Semua masalah yang ada, kata Citri, telah diidentifikasi Wali Kota, bahkan dengan langsung turun mendengar keluhan-keluhan dari para nelayan yang sering terdampak banjir tersebut."Tentu upaya nyata dari Pak Bobby Nasution harus kita dukung sebagai upaya menjawab tantangan atas adanya banjir pasang air laut yang terus datang secara periodik atas adanya banjir pasang air laut yang terus menerus datang secara periodik," kata Citra.Dijelaskan Citra, upaya solutif yang dilakukan Bobby Nasution dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian PUPR merupakan langkah yang tepat. Dikatakannya, pembenahan yang akan dilakukan tahun ini dengan pelaksanaan pembangunan, pengawasan dan pemeliharaan jalan, jembatan, pengairan, pemukiman dan gedung akan langsung mengurangi dampak banjir yang setiap tahunnya mendatangkan kerugian bagi para nelayan tersebut."Rembug nelayan ini menjadi bagian dari connected electoral yakni adanya keterhubungan antara pemimpin dan warganya sehingga tindakan pemimpin linear dengan apa yang menjadi aspirasi dan keinginan dari warga yang dipimpinnya. Komitmen yang ditunjukkan Pak Bobby Nasution dalam membenahi Kampung Bagan Deli ini sangat dirasakan para nelayan, sebab baru pertama kalinya ini aspirasi mereka didengar Wali Kota," jelasnya.[br] Selanjutnya, menyikapi pernyataan Bobby yang ingin merealisasikan janjinya untuk berkantor di Medan bagian Utara dinilainya sebagai manifestasi dari kepemimpinan yang baik. Sebab, janji merupakan dasar bagi pertanggungjawaban pelaksanaan kekuasaan yang demokratis, sehingga realisasi dari janji adalah pemenuhannya, termasuk dan tidak terlepas dari yang dilakukan oleh Wali Kota dalam hal ini."Langkah yang dilakukan ini tentunya mendatangkan dampak positif dalam mendukung pembenahan di kawasan Medan bagian Utara. Masyarakat tentu merasa lebih dekat sehingga komunikasi akan lebih mudah terjalin, karena setiap informasi sangat bermanfaat untuk mempercepat pembenahan sekaligus memaksimalkan tercapainya tujuan yang ingin dicapai," ungkapnya.Selain itu, sambung Citra, sengaja atau tidak disengaja langkah ini juga akan bermanfaat sebagai pengawasan (controlling) dimana pemimpin ingin mengetahui apakah hasil pelaksanaan pembenahan yang dilakukan oleh jajarannya sesuai dengan rencana, perintah, tujuan atau kebijaksanaan yang telah ditentukan. Tentu kemudian, melalui langkah ini seluruh pihak akan merasa terawasi dalam prosesnya.Agar pembenahan kawasan di Medan bagian Utara dapat berjalan dengan lancar, imbuh Citra, maka beberapa langkah yang harus terus menerus dijaga yakni kelancaran komunikasi, ketersediaan sumber daya (resources), komitmen yang cukup dari pelaksana program (disposition) dan struktur birokrasi (bureaucratic structure) yang terkoordinasi."Hal ini dilakukan gar keberlangsungan kehidupan yang baik di kawasan tersebut bisa terus menerus dipertahankan. Namun, setelah melihat keinginan masyarakat yang antusias dalam upaya pembenahan ini, tentu menimbulkan keyakinan nantinya konsep waterfront city dapat terwujud," harapnya.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Peristiwa

Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana

Peristiwa

BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara

Peristiwa

Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional

Peristiwa

Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

Peristiwa

Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat