Beritasumut.com-Berbagai terobosan dan inovasi dalam pelayanan publik terus dilakukan oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution supaya lebih dekat dengan warganya. Terbaru, Bobby bersama Jajaran Pemko Medan menggelar program Sapa Lingkungan (Saling) dengan turun langsung bertemu warga mendengarkan dan memberikan solusi terkait permasalahan yang menjadi kendala selama ini. Setelah sebelumnya dilakukan di Kecamatan Medan Marelan pada Minggu kedua Februari, program Saling ini dilanjutkan ke Kecamatan Medan Amplas.Didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Kadis PU Topan Ginting, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Syarifuddin Irsan Dongoran, Kadis Pendidikan Laksamana Putra Siregar dan Kadispora Pulungan Harahap, Bobby mendengarkan keluhan warga yang disampaikan Poniran tokoh masyarakat sekaligus Ketua BKM Masjid.
Baca Juga : Bobby Nasution Tepati Janji, Dinas Pertanian Perikanan Buka Posko Pengurusan TDKP
Permasalahan yang disampaikan warga kepada Bobby dalam program Saling di Kecamatan Medan Amplas adalah saluran drainase di jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari II tepatnya di sekitar lapangan Widuri. Di mana selama ini saluran drainase tersebut tidak maksimal sehingga mengakibatkan genangan air di sekitar rumah warga dan membuat kenyamanan mereka terganggu. Bobby pun meninjau langsung saluran drainase mulai dari Jalan Bajak II sampai Jalan Sisingamangaraja. Ternyata diketahui selain saluran drainase yang mengalami penyempitan ternyata Saluran drainase tidak terkoneksi sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar. Mengetahui hal tersebut Bobby langsung meminta Kadis PU untuk mengatasi hal tersebut agar aliran drainase kembali lancar."Permasalahan drainase ini akan segera diperbaiki, saya sudah minta Dinas PU untuk memperbaikinya," Kata Bobby. [br] Selanjutnya Bobby minta kepada Kadis PU untuk meningkatkan badan jalan dengan melakukan pembetonan. Kemudian drainase yang ada selama ini badan jalan akan digeser ke samping dengan meminta izin kepada warga selaku pemilik lahan. Selain itu saat peninjauan di dalam drainase Bobby juga mendapati adanya jaringan yang juga mengakibatkan kelancaran aliran air. Kadis PU Kota Medan Topan OB Ginting mengaku akan merekonstruksi jalan dengan pembetonan. Hal ini dilakukan sesuai dengan instruksi Wali Kota Medan."Untuk penggeseran drainase ke samping, kita akan berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyampaikannya kepada pemilik lahan. Jika pemilik lahan setuju, maka drainase akan kita bangun di luar badan jalan sehingga lebar jalan bisa bertambah," jelas Topan. Sebelum Bobby meninggalkan lokasi, Poniran juga minta agar cabang-cabang pohon mahoni yang ada di seputaran lapangan Widuri dipangkas sebab dikhawatirkan saat angin kencang akan patah dan menimpa orang yang ada di bawahnya.
Mendengar itu, Bobby langsung memerintahkan Kadis Kebersihan dan Pertamanan untuk memotongnya. Di samping itu karena lapangan tersebut milik Kodam I/BB Bobby Nasution meminta Dinas Kebersihan dan Pertamanan berkoordinasi agar segera dipangkas pohon tersebut.(BS09)