Cegah Penyebaran Covid-19, Kecamatan Medan Tembung Lakukan Isolasi Lingkungan

- Sabtu, 19 Februari 2022 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022022/_8919_Cegah-Penyebaran-Covid-19--Kecamatan-Medan-Tembung-Lakukan-Isolasi-Lingkungan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Guna mencegah penyebaran covid-19, jajaran Kecamatan Medan Tembung bergerak cepat dengan melakukan isolasi lingkungan di 14 lingkungan di wilayah Kec. Medan Tembung. Isolasi lingkungan ini dilakukan sesuai instruksi Wali Kota Medan Bobby Nasution agar tidak terjadi penyebaran covid-19 sehingga dapat segera memutus mata rantai penyebaranya.Camat Medan Tembung Vianti Dewi Nasution saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (19/2) membenarkan hal tersebut. Dirinya menjelaskan hingga saat ini lingkungan yang di isolasi sebanyak 14 lingkungan dari 5 Kelurahan dengan jumlah warga yang terpapar sebanyak 29 orang dari 27 rumah.

Baca Juga : Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda : Kejahatan di Jalanan Akan Kita Sikat Habis

"Ada 14 lingkungan dari 5 Kelurahan yang kita isolasi, yaitu di Kel. Bantan lingkungan 3, 4, 9 dan 12, Kel. Sidorejo Hilir lingkungan 12 dan 14, Kel. Indrakasih lingkungan 6, 8 dan 7, Kel. Bantan Timur lingkungan 2, 9 dan 10, dan Kel. Sidorejo lingkungan 13 dan 7," ungkapnya. Isolasi lingkungan ini, sebutnya sudah dilakukan selama 10 hari terakhir. Selama isolasi lingkungan itu juga sudah ada sekitar 10 orang warga yang sembuh dengan dibuktikan hasil tes pcr negatif covid-19."Uda ada sekitar 10 orang yang sembuh, semalam sudah dilaporkan," kata Vianti Dewi Nasution.[br] Lanjutnya lagi, selama dilakukan isolasi lingkungan ini, Kec. Medan Tembung bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinas Kesehatan dan unsur kepemudaan setempat terus memantau kondisi warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

Kebanyakan warga yang positif covid-19 tersebut lebih memilih untuk melakukan isolasi mandiri dirumah karena mereka merasa sehat dan tanpa gejala. Meskipun begitu pihak Kec. Medan Tembung tetap memastikan apakah rumah warga tersebut layak untuk dijadikan tempat isolasi mandiri."Kita sudah mendirikan posko, kita turun langsung mengecek kondisi warga, apabila mereka butuh bantuan langsung kita layani, kita juga menyediakan makanan dan obat-obatan multivitamin untuk mereka setiap harinya, selain itu kita cek kondisi rumah mereka layak tidak untuk melakukan isolasi mandiri dirumah, kalau tidak layak maka akan kita bawak ke tempat isoter yang sudah disediakan Pemko Medan," terang Vianti Dewi Nasution.Vianti Dewi Nasution sendiri menyebutkan lingkungan tersebut memang tidak ditutup secara total, namun warga yang positif covid-19 dalam satu rumah tidak diijinkan untuk menerima tamu dan keluar dari rumahnya."Tetap kita awasi dan jaga, jangan sampai mereka keluar rumah dan menerima tamu," pungkasnya.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Peristiwa

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Peristiwa

Indonesia Kirimkan Bantuan 10 Juta Dosis Vaksin Polio ke Afghanistan

Peristiwa

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Peristiwa

Dinkes Medan Targetkan 18.195 Anak SD Divaksin HPV

Peristiwa

Pemko Medan Canangkan Vaksinasi HPV Gratis Bagi Siswi SD Sederajat