Beritasumut.com-Untuk menanggulangi tantangan terkait lingkungan hidup, terutama normalisasi sungai di Serdang Bedagai (Sergai), Pemkab Sergai, Forkopimda dan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Sergai menggelar rapat teknis, yang dilaksanakan di Socfindo Seed Production and Laboratories Desa Martebing, Dolok Masihul.Dalam kesempatan itu, Bupati Darma Wijaya menjelakan kegiatan ini bertitik tolak dari berbagai permasalahan, potensi, dan tantangan pembangunan di Kabupaten Sergai yang ada saat ini, serta memperhatikan hasil kesepakatan rapat forum TJSLP sebelumnya untuk menangani banjir melalui alokasi pendanaan forum yang diisi oleh berbagai perpusahaan di Sergai ini.
Baca Juga : Rudi Hartono Bangun Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Binjai Segera Dapat Bansos
“Dalam kesempatan ini kami sampaikan bahwa alokasi dana TJSLP yang terhimpum untuk kegiatan penanganan banjir adalah sebesar Rp 315.000.000 yang berasal dari 18 perusahaan maupun gabungan perusahaan. Atas kontribusi tersebut kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Besar harapan kami kepada perusahaan lainnya agar turut berkontribusi pada kegiatan ini karena baik masyarakat maupun pemerintah daerah turut merasakan dampak banjir,†ujar Bupati dilansir dari laman serdangbedagai, Minggu (13/02/2022).Bupati menyebutkan jika upaya kebersamaan yang dilakukan ini dapat membantu masyarakat yang sangat terdampak bencana banjir dan rencananya akan dilakukan normalisasi terhadap sungai sepanjang kurang lebih 2,5 Km.[br] Bupati mengakui, Pemkab Sergai tentu memiliki keterbatasan kemampuan keuangan daerah serta keterbatasan kewenangan. Oleh karenanya, Bupati menyebut penting sekali menjalin kersama dengan para stakeholder terutama kalangan dunia usaha dan dunia industri di Sergai, sehingga agenda percepatan pembangunan dapat dilaksanakan sebagaimana yang telah direncanakan.“Melalui rapat ini kiranya tujuan yang kita harapkan bersama dapat tercapat yaitu sinergi penyelenggaraan program TJSLP serta optimalisasi peran serta masyarakat, terutama pelaku usaha dalam mendukung upaya percepatan pembangunan di Sergai,†jelasnya.Ketua TJSLP Indra Syahputra mengungkapkan jika dana yang terkumpul sebesar 315 juta berasal dari sisa anggaran di tahun 2021. Namun menurutnya, jumlah ini masih cukup jauh dari target awal karena pada awalnya sudah ditetapkan jika kisaran dana yang dibutuhkan untuk proses penanganan banjir adalah sekitar 1,7 miliar rupiah.“Saya berharap bantuan dari Pemkab Sergai lewat BAPPEDA agar aktif menghimpun dukungan dana dari perusahaan-perusahaan yang ada di Sergai, sesegera mungkin. Namun saya juga berharap, dari dana yang tersedia, bisa diambil action segera demi menormalisasi sungai. Apalagi saat ini bukan musim penghujan, sehingga cukup mendukung. Kita akan intensifkan koordinasi dengan dinas terkait untuk merealisasikan hal ini,†jelasnya.(BS09)