Lima Hari Terakhir, di Sumut Ada 416 Kasus Baru Covid-19

- Rabu, 02 Februari 2022 20:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022022/_5262_Lima-Hari-Terakhir--di-Sumut-Ada-416-Kasus-Baru-Covid-19.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Angka kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami lonjakan signifikan. Bahkan, dalam rentang waktu lima hari terakhir, Provinsi ini tercatat menambah hingga 416 kasus baru konfirmasi positif. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, dalam upaya pengendalian Covid-19, pada 28 Januari 2022 kemarin Pemerintah Provinsi Sumut telah mengeluarkan surat edaran terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19 varian omicron.

Baca Juga : Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Digelar Polsek Medan Timur di SD 067071

"Salah satu isi surat edaran itu adalah meningkatkan pelaksanaan testing, melakukan skrining pada pasien yang datang dengan keluhan ISPA dan keluhan terkait Covid-19 di Faskes dan melakukan surveilans di pintu masuk negara secara resmi ataupun tidak resmi di perbatasan antar negara," ujar Arid, Rabu (02/02/2022).Aris menjelaskan bila ada pasien Covid-19 dengan suspek omicron, yang bisa dirawat di rumah sakit adalah pasien dengan gejala sedang dan berat. Sedangkan pasien tanpa gejala atau gejala ringan dilakukan pemeriksaan awal dan perawatan isolasi mandiri atau terpusat."Pasien terkonfirmasi dinyatakan selesai isolasi (sembuh) sekurang-kurangnya 10 hari sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi ditambah hasil pemeriksaan PCR negatif dua kali berturut-turut selang waktu lebih kurang 24 jam".

[br] "Kemudian pada kasus yang bergejala (simptomatik), isolasi dilakukan selama 10 hari sejak muncul gejala ditambah dengan sekurang-kurangnya tiga hari bebas gejala demam dan gangguan pernapasan serta hasil pemeriksaan PCR negatif selama dua kali berturut-turut dengan selang waktu lebih kurang 24 jam," papar Aris.Sementara itu, Berdasarkan data milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada Sabtu (29/01/2022) Sumut disebutkan menambah 54 kasus baru. Kemudian pada Minggu (30/01/2022) bertambah 76, pada Senin (31/01/2022) bertambah 56, lalu Selasa (01/02/2022) bertambah 117 dan Rabu (02/02/2022) bertambah 113, sehingga total akumulasi kasusnya kini menjadi 106.749 orang.Sedangkan untuk kasus sembuh, dalam lima hari terakhir ini, Sumut hanya menambah 21 kasus baru. Di mana pada Sabtu (29/01/2022) bertambah satu orang, Minggu (30/01/2022) nol, Senin (31/01/2022) delapan orang, Selasa (01/02/2022) dua orang dan Rabu (02/02/2022) 10 orang, sehingga total akumulasinya menjadi 103.262 orang.Namun begitu, untuk kasus kematian, dalam lima hari terakhir ini Sumut tidak ada menambah satupun kasus baru, sehingga totalnya masih tetap bertahan di angka 2.900 orang. Oleh karena itu, berdasarkan data tersebut maka saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumut ada sebanyak 587 orang.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Peristiwa

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Peristiwa

Indonesia Kirimkan Bantuan 10 Juta Dosis Vaksin Polio ke Afghanistan

Peristiwa

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Peristiwa

Dinkes Medan Targetkan 18.195 Anak SD Divaksin HPV

Peristiwa

Pemko Medan Canangkan Vaksinasi HPV Gratis Bagi Siswi SD Sederajat