Beritasumut.com - Aksi kriminalitas dilakukan oleh komplotan begal di Medan semakin meresahkan. Salah satunya menimpa seorang wanita tua yang sehari-hari mencari nafkah sebagai petugas penyapu jalanan. Wanita yang menjadi korban begal sadis ini nyaris kehilangan nyawanya. Korban bernama Ramadani Hasibuan (53) ini dibegal saat melintas di Jalan Pinus, pada pada hari Minggu (02/01/2022) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, mengendarai sepeda motor Beat BK 5802 AHT.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan mengaku sudah menerima laporan korban. Saat ini, Rona mengaku sudah memerintahkan semua anggotanya khususnya Unit Reskrim untuk melakukan penyidikan dan mengejar pelaku. "Benar, pelaku begal masih diburu polisi," ucapnya kepada wartawan, Senin (03/01/2021).
Sementara itu, korban yang sempat diseret-seret pelaku mengalami luka di wajah dan sekujur tubuhnya. Bahkan mata kanan korban bengkak, hingga menutupi bola matanya dan tidak bisa melihat usai kejadian.
Baca Juga : Begal Teman Sendiri, Perampok Bersenjata Tajam Berhasil Ditangkap Polisi di Medan Labuhan
Berdasarkan catatan, ada sejumlah kasus begal yang terjadi sepanjang tahun 2021, namun belum terungkap. Pertama kasus pembegalan di dekat pos PPKM Simpang USU pada 23 Juli 2021 lalu. Saat itu, pengendara motor matik disergap empat orang begal, persis di Jalan Djamin Ginting simpang Jalan KH Wahid Hasyim. Korban nyaris dihabisi para pelaku, dan motornya dirampas. Sayang, meski kejadian ini sempat terekam CCTV, namun akhir kasusnya tak jelas.
[br[ Kemudian kasus dugaan pembegalan dialami Zainal Abidin Silitonga, Driver Ojek Online. Pada 7 Oktober 2021 lalu, Zainal Abidin Silitonga ditemukan meninggal dunia di Jalan Gagak Hitam/Ringroad. Barang-barang milik korban hilang, dan kasusnya pun belum terungkap.
Lalu kasus lain yakni pembegalan di dekat rumah dinas Gubernur Sumut, persisnya di Jalan Sudirman Medan. Pada pertengahan Oktober 2021 lalu, empat orang pemuda diserang komplotan begal. Adapun keempat korbannya yakni Teguh Imansyah (19), Muhammad Zulfan (19), Abdilah (17) dan Zulkifli (20). Kasus ini pun juga belum terungkap.
Selanjutnya kasus pembegalan yang dialami Demas Heri, pegawai Jasamarga. Korban dibegal pada Minggu (28/11/2021) lalu di simpang Jalan Kariman Sientis Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan. Sejauh ini, penyidikan polisi belum membuahkan hasil.
Baca Juga : Terlibat Membunuh, Korban Begal Menyerahkan diri di Polsek Sunggal
Berselang beberapa waktu kemudian, Rabu (02/12/2021), begal kembali beraksi dan melukai korbannya bernama Suriono. Korban yang merupakan warga Dusun XII, Desa Sampali dibegal di Jalan Sampali. Akibat kejadian ini, korban kehilangan motor Scoopy BK 2647 AHJ dan mengalami luka tusukan obeng di bagian lengan tangan kanan, dan luka sayatan samurai di jari kelingking sebelah kiri. (BS04)