Beritasumut.com-Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli SE MSi menyerahkan bantuan prasarana usaha perikanan tangkap bagi para nelayan. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Taman Ya’ahowu Kota Gunungsitoli.Wakil Walikota dalam arahannya menyampaikan bahwa potensi laut di Kepulauan Nias menghasilkan berbagai jenis ikan yang mudah ditangkap. Dengan menggunakan sarana tangkap yang memadai, maka mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan para nelayan yang berdomisili di Kota Gunungsitoli.
Baca Juga : Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Aset Kripto
"Setiap tahun berturut-turut, Pemerintah Kota Gunungsitoli selalu memberikan bantuan kepada para nelayan, baik dalam bentuk perahu/ kapal, alat tangkap maupun alat bantu penangkapan ikan yang bertujuan agar nelayan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga yang lebih baik," ujarnya dilansir dari laman gunungsitoli, Minggu (05/12/2021).Bantuan prasarana usaha perikanan tangkap bagi para nelayan merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2021 yang diberikan kepada Kelompok Nelayan dan Koperasi yang tersebar di empat kecamatan yang ada di Kota Gunungsitoli.
[br] "Hal Ini merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada kondisi Pandemi Covid-19 sehingga masyarakat dapat memacu pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor perikanan Kota Gunungsitoli,†terang Wakil Walikota.Dalam laporan Plt. Kepala Dinas Perikanan Kota Gunungsitoli Mohammad Syarif Siregar menyebutkan bahwa dari 1.983 orang nelayan yang ada di Kota Gunungsitoli, maka ada 3 Kelompok/Koperasi nelayan sebagai penerima bantuan Kapal Motor 4,5 GT dan kelengkapannya, sebanyak 41 orang nelayan sebagai penerima alat Penangkapan Ikan Ramah Lingkungan (Gill Net 1 ¼ Inchi), sebanyak 22 Orang nelayan sebagai penerima Coolbox 50 Liter dan sebanyak 20 Orang nelayan sebagai penerima bantuan alat Global Position system (GPS). Penetapan penerima manfaat ini sudah melalui proses dan seleksi sebelumnya dari Dinas Perikanan Kota Gunungsitoli. "Melalui program/ kegiatan penyerahan bantuan ini, kiranya dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produksi, mutu, pendapatan nelayan dan pelaku usaha dimasa akan datang. Dapat diasumsikan bahwa ke depan dapat mempengaruhi peningkatan produksi sebesar 10-15 persen,†jelas Plt Syarif.(BS09)