Polisi Tembak Mati Seorang Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online di Medan

- Kamis, 02 Desember 2021 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122021/_4124_Polisi-Tembak-Mati-Seorang-Pelaku-Perampokan-dan-Pembunuhan-Driver-Taksi-Online-di-Medan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com - Polrestabes Medan tuntas mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan kepada seorang driver taksi online bernama M Idris (42) warga Jalan TB Simatupang Medan. Seorang pelaku yang juga residivis yang terlibat merampok mobil dan membunuh korbannya itu ditembak mati oleh polisi di tempat persembunyiannya di Jalan HM Joni Medan.

Pelaku sadis yang ditembak mati itu berinsial IGL (43) warga Jalan Persamaan, Gang Buntu No.53, Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas. Dari pelaku, petugas menyita barang bukti satu unit mobil Daihatsu Sigra BK 1193 GY, sandal dan sepatu korban, baju korban dan topi pelaku.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, didampingi Kasat Reskrim Kompol Dr M Firdaus, kepada wartawan, Kamis (02/12/2021) sore mengatakan, kronologis penangkapan pada hari Kamis (02/12/2021) subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Personel gabungan Jatanras Polrestabes Medan melakukan penyelidikan di lapangan terkait kasus pembunuhan, dan mendapatkan informasi pelaku yang melakukan pembunuhan dan perampokan sadis itu bernama IGL sedang berada di warnet seputaran simpang HM Joni Medan.

Baca Juga : Diduga Dirampok dan Dibunuh, Seorang Driver Taksi Online Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Kanal Johor

Dengan sigap, tim gabungan Polrestabes Medan melakukan pengembangan terkait hasil interogasi pelaku. Tim gabungan bergerak menuju ke TKP dan langsung mengamankan pelaku. Setelah dilakukan interogasi, pelaku IGL mengakui perbuatannya dan menceritakan kronologis kejadiannya. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan bergerak ke rumah Santos untuk menyamakan keterangan pelaku, di mana pelaku menyatakan Santos yang memesan grab untuknya (pelaku).

[br] Pada saat petugas tiba di dekat perumahan Santos di kawasan Sunggal Kanan, tiba-tiba pelaku IGL beralasan mau buang air kecil, saat mau diturunkan dari mobil pelaku melawan anggota dan berupaya mengambil senpi anggota. Kemudian anggota memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, namun pelaku tidak mengindahkan peringatan tersebut, lalu petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku.

"Pelaku tersungkur dan segera petugas segera membawa pelaku ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun sampai ke rumah sakit tersebut pelaku dinyatakan tidak bernyawa," ucap Kombes Riko.

Seperti diketahui kejadian perampokan dan pembunuhan driver taksi online itu terjadi pada Rabu (01/12/2021) dini hari sekitar pukul 02.00 WiB di seputaran Jalan Speksi Kanal, Kecarmatan Medan Johor. Terkuaknya kasus korban perampokan disertai pembunuhan sadis ini saat pencari barang bekas melihat satu unit mobil melintas dengan cepat di lokasi. Selanjutnya, sekitar 150 meter tiba-tiba mobil berputar arah. Pintu samping mobil terbuka dan terlihat 3 orang berada di dalam mobil mencampakkan korban ke pinggir jalan dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi. (BS04)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Kompolnas Selidiki Kematian Mantan Istri Polisi di Medan

Peristiwa

Polrestabes Medan Ringkus IRT Pengedar Narkoba di Lembah Sunggal

Peristiwa

Bawa 480 Gram Sabu ke Aceh, Penumpang Bus Travel Ditangkap

Peristiwa

Mahasiswa Dibegal di Lahan Garapan Deli Serdang, Pelaku Sembunyi dalam Sumur

Peristiwa

Operator Judol Bawa 100 Pcs Pod Getar dari Kamboja Ditangkap di Medan

Peristiwa

Polisi Tangkap Dua Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan