Gubernur Edy: Hentikan Polemik Soal Bandara Kualanamu 'Dijual'

Herman - Minggu, 28 November 2021 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112021/_6021_Gubernur-Edy--Hentikan-Polemik-Soal-Bandara-Kualanamu---039-Dijual--039-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03

beritasumut.com - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta masyarakat hentikan polemik tentang Bandara Kualanamu yang dikabarkan dijual ke pihak India. Keterangan yang disampaikan Direktur PT Angkasa Pura (AP) II Aviasi hendaknya dapat meluruskan kabar miring yang beredar. "Jadi kita jangan suka ngomong kalau tidak mengerti. Jadi simpang siur semuannya. Itu kesalahan kita," ujar Edy Rahmayadi di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi Sumut, Minggu (28/11/2021). Gubernur Edy menambahkan Bandara Kualanamu memiliki letak geografis yang sangat strategis berdekatan dengan negara Malaysia dan Singapura. Selain itu, lanjut Edy, alasan lain kenapa Bandara Kualanamu menjadi pusat pengembangan Bandara karena luas lahan yang dimiliki. "Selain letaknya strategis, lahan Bandara Kualanamu cukup luas dan berpotensi untuk dikembangkan secara profesional. Maka di pakai lah orang lain untuk sama-sama mengembangkan Bandara Kualanamu dengan sistem bagi hasil saham. Tapi PT AP II memiliki saham dominan 51 persen. Dan GMR punya kemampuan untuk itu,"terang Edy. Dalam kesempatan itu, Edy pun sempat bercanda dan melontarkan kalimat agar masyarakat tidak terburu berpolemik berlibahan sebelum mengetahui kebenaran yang ada tentang pengelolaan Bandara Kualanamu.

Baca Juga : Heboh Bandara Kualanamu 'Dijual', Gubernur Sumut Panggil Direktur PT AP II Aviasi

"Jadi jangan salah-salah ikut campur, ribut sampai dunia persilatan. Saya pun Bingung jadinya. Pak Haris ini berkompeten di bidangnya dan ingin ketemu saya. Dari pada ngomong sama saya, terus saya ngomong lagi sama kalian bagusan kalian langsung mendengarkannya dari beliau. Jadi dicounter, apa counter, , ?? Tangkis! Jangan ada ribut-ribut. Nah begitu itu. Kita kan terlalu pandai Ulok itu. Dia lupa kalau kita raja Ulok. Ya makasih. Sehat semua kalian," canda Gubsu disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. [br] Sebelumnya, Gubernur Edy sengaja mengarahkan Direktur PT Angkasa Pura (II) Aviasi agar menjelaskan langsung kepada masyarakat yang kebetulan usai mengikuti kegiatan Fun Bike Harbak PUPR 76. "Hari ini Direktur PT AP II Aviasi Bapak Haris datang mau menjelaskan kepada saya. Dari pada beliau hanya ngomong sama saya bagus beliau langsung saya suruh ngomong dihadapan kalian semua,"ujar Edy Rahmayadi. Dikatakan Edy kabar soal penjualan Bandara Kualanamu yang sempat menghebohkan di sejumlah media massa harus diluruskan. Oleh karenanya Edy sengaja meminta Direktur PT AP II Aviasi Haris menjelaskan di depan umum. "Ramai katanya kualanamu dijual sama India. Saya belom ngomong ni sama dia, jadi saya tak tahu. Jadi langsung saja ke sumber yang utama. Dari sumber yang paling tahu. Jadi jangan dikembang-kembangkan ke lain, sehingga rakyat ini hilang kepercayaannya dengan pemimpinnya," pungkasnya.(BS03)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pj Gubernur Sumut Resmikan Galeri Kreasi Dekranasda Sumut di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Selundupkan 7,3 Kilogram Sabu, Tujuh Penumpang di Bandara Kualanamu Ditangkap

Peristiwa

Qatar Airways Jadikan Bandara Kualanamu Sebagai Salah Satu Hub di Indonesia

Peristiwa

Selundupkan Sabu dalam Sepatu, Dua Pria Ditangkap di Bandara Kualanamu

Peristiwa

Pastikan Mudik Nataru Aman, Wagub Sumut Bersama Kapolda dan Pangdam Cek Bandara Kualanamu

Peristiwa

18 TKI Asal Sumut Dideportasi dari Malaysia Melalui Bandara Kualanamu