Beritasumut.com-PT Aek Simonggo Energy menyerahkan jembatan Sei Wampu kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, di Desa Kuta Gajah Kecamatan Kutambaru, Langkat.Secara simbolis diterima Bupati Langkat Terbit Rencana PA dari Direktur PT Aek Simonggo Energy, Betesda Situmorang. Bupati Langkat atas nama Pemkab dan masyarakat Langkat mengucapkan terima kasih kepada jajaran pimpinan dan seluruh staf dan karyawan PT Aek Simonggo Energy."Inilah harapan kita terhadap perusahaan yang ada, agar dapat mengerti dan peduli serta bersinergi dengan Pemkab untuk mendukung kebutuhan masyarakat lokal".
Baca Juga : Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Lulusan UIN Sumut Terus Berkontribusi di Masyarakat
"Kepada masyarakat saya juga berpesan, menjaga dan merawat jembatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga manfaatnya akan lebih lama dirasakan," ungkap Bupati dilansir dari laman langkat, Jumat (19/11/2021).Sementara itu, Direktur PT Aek Simonggo Energy Betesda Situmorang mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat yang secara langsung hadir untuk menerima jembatan Sei Wampu.Ia mengatakan, pada masa lalu jembatan ini hanya bisa dilalui sepeda motor dan pejalan kaki, namun sekarang sudah bisa di lalui kendaraan roda empat dan dinikmati masyarakat."Jadi penyerahan jembatan kepada Pemkab Langkat untuk dipergunakan masyarakat sebagai akses penyeberangan bagi 4 Desa. Yakni Desa Namo Tongan, Kuta Gajah, Kutambaru, Desa Perkebunan Marike," sebutnya.[br] Betesda menambahkan, jembatan ini merupakan milik PT Aek Simonggo Energy yang diresmikan pada 11 Maret 2014 lalu oleh Sekdakab Langkat dr Indra Salahudin mewakili Bupati Langkat Ngogesa Sitepu.
"Jembatan ini diperbaiki selesai pada 22 Oktober 2021 lalu, diserahkan kepada Pemkab Langkat November 2021," jelas Betesda didampingi Komisaris PT Aek Simonggo Energy, Hendri Wigin. Selain menerima jembatan, di tempat yang sama Bupati juga mengunjungi pelaksanaan vaksinasi. Menurut Bupati, vaksinadi menjadi hal yang harus sama-sama didukung semua pihak termasuk masyarakat sendiri. Sebab tujuannya memperkuat imunitas tubuh dalam mengurangi resiko terdampak COVID-19.Bupati juga mengajak Kades dan semua warga di Langkat mendukung pada pelaksanaan vaksin. Pemkab menargetkan sampai di bulan Desember 2021 ini vaksinasi dapat mencapai 70 persen. Agar larangan ditutupnya lokasi wisata dan larangan mengadakan hajatan dicabut. "Boleh dibukanya lokasi wisata dan menyelengarakan hajatan apabila masyarakat Langkat sudah 70 melakukan vaksinasi COVID-19," pungkas Bupati.(BS09)