KNPI Turki dan Caraka Muda Nusantara atas Diresmikannya Nama Jalan Sukarno di Ankara

Herman - Rabu, 03 November 2021 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112021/_3577_-KNPI-Turki-dan-Caraka-Muda-Nusantara-atas-Diresmikannya-Nama-Jalan-Sukarno-di-Ankara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com -Pemerintah Turki akhirnya meresmikan nama jalan yang tadinya bernama Hollanda Caddesi di dekat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Ankara dengan nama Sukarno Caddesi pada hari Minggu (31/10/2021). Momentum peresmian ini mendapatkan apresiasi dari diaspora anak muda Indonesia di Turki yaitu Caraka Muda Nusantara dan KNPI Turki.Ketua Umum Caraka Muda Nusantara, Adhe Nuansa Wibisono pada Rabu (03/11/2021) di Ankara, menyampaikan selamat kepada Bapak Dubes Lalu Muhammad Iqbal dan segenap jajaran diplomat Indonesia di KBRI Ankara atas diresmikannya nama jalan Sukarno Caddesi.“Peresmian nama jalan ini menjadi achievement tersendiri bagi Pak Dubes dan KBRI Ankara, juga menjadi hadiah diplomatik untuk bangsa Indonesia yang tentu saja menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat kita di tengah masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.Wibisono kemudian juga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah Turki dalam mengabulkan dan meresmikan Sukarno Caddesi ini.“Pemerintah Turki menghargai sepenuhnya permintaan usulan nama yang diajukan oleh pihak Indonesia tanpa suatu keberatan apapun. Hal ini menunjukkan bahwa Turki benar-benar menganggap Indonesia sebagai negara sahabat dan mitra diplomasi yang sangat dekat,” kata mahasiswa doktoral Turkish National Police Academy tersebut.Dia kemudian mengingatkan bahwa pemerintah Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah karena hingga saat ini penentuan nama jalan di Jakarta belum mencapai kesepakatan.“Pemerintah Indonesia harus segera bersikap tegas untuk menjamin bahwa nama siapapun yang diajukan oleh pihak Turki akan dihargai dan diterima sepenuhnya, sebagai bentuk prinsip timbal balik dalam diplomasi,” ungkap Wibisono.[br] Sementara itu Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Turki, Darlis Aziz di Istanbul menyatakan dengan disahkannya Sukarno Caddesi di Ankara menunjukkan tingginya level diplomasi yang dilakukan oleh Bapak Dubes Lalu Muhammad Iqbal dan KBRI Ankara.“KNPI Turki mengucapkan selamat atas keberhasilan diplomasi yang dicapai oleh Pak Dubes, momen ini menjadi prestasi tersendiri bagi beliau. Selain itu apresiasi dari pemerintah Turki yang meresmikan nama jalan dari Hollanda Caddesi menjadi Soekarno Caddesi ini patut kita syukuri bersama,” ujarnya.Mahasiswa Pascasarjana Uskudar University juga mengomentari potensi perkembangan hubungan strategis Indonesia-Turki ke depannya.Dalam pertemuan G-20 di Italia baru-baru ini, pemerintah Indonesia dan Turki yang diwakili oleh Presiden Jokowi dan Presiden Erdogan juga menunjukkan hubungan Indonesia-Turki telah semakin erat. Momen ini bisa menjadi peluang baru bagi kedua negara untuk tampil sebagai anchor state di kawasan masing-masing.“Pertemuan yang membahas rencana kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia pada awal 2022 ini akan menjadi sejarah baru bagi hubungan politik, budaya dan juga khususnya ekonomi di antara kedua negara dimana akan ada pengesahan kerjasama komprehensif IT-CEPA pada pertengahan tahun mendatang,” paparnya.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pelajar Indonesia di Turki Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak-Anak Palestina

Peristiwa

Militan Kurdi Umumkan Gencatan Senjata dengan Turki Usai Konflik 40 Tahun

Peristiwa

KPK: Mobil dari Erdogan untuk Prabowo Pemberian Kenegaraan, Tak Perlu Lapor

Peristiwa

Akhiri Kunjungan dengan Keakraban Hangat, Presiden Prabowo Lepas Presiden Erdogan Tinggalkan Indonesia

Peristiwa

Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turkiye Perkuat Kemitraan Strategis

Peristiwa

Presiden Prabowo Sambut Presiden Erdogan dalam Upacara Kenegaraan di Istana Bogor