Bagian dari Program Food Estate, 500 Hektar Pertanian Jagung Disiapkan di Pakpak Bharat

- Minggu, 31 Oktober 2021 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_9615_Bagian-dari-Program-Food-Estate--500-Hektar-Pertanian-Jagung-Disiapkan-di-Pakpak-Bharat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Sebagai bagian dari Program Food Estate yang ada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat, untuk tahap awal sekira 500 Hektar pertanian jagung disediakan di Kecamatan STTUJulu. Hal ini dikatakan oleb Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor didampingi Kapolres Pakpak Bharat, Tim PT Parna Jaya, pimpinan OPD, Camat STTU Julu, Kepala Desa, Babinsa serta Bhabinkamtibmas saat meninjau lahan warga di Desa Ulumerah, Kecamatan STTUJehe, Kabupaten Pakpak Bharat.

Baca Juga : Walikota Medan Lepas 32 Atlet Peparnas ke Papua

Dilansir dari laman pakpakbharat, Minggu (31/10/2021), dalam program pertanian jagung ini, masyarakat hanya menyediakan lahan sedangkan Bibit, pupuk, kompos, tenaga ahli serta sarana dan prasarana yang mendukung pertanian jagung akan disediakan oleh PT Parna Jaya. Begitu pula hasil panen jagung ini nantinya juga akan ditampung oleh PT Parna Jaya sesuai harga yang disepakati pada saat penandatanganan kerjasama antara petani dan owner PT Parna Jaya.Farm Managers, PT Parna Jaya Yustus mengatakan bahwa program pengembangan tanaman jagung di STTU Julu ini merupakan kerjasama yang menguntungkan petani dengan bimbingan Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan petani saat ini."Untuk lebih lanjut terkait mekanisme kerjasama dengan para petani, kita menunggu arahan dan petunjuk dari Kemenko Marves. Tapi ini semua intinya adalah membantu dan pastinya menguntung masyarakat," kata Yustus.[br] Masih menurut Yustus, untuk Pulau Sumatera, kegiatan ini baru dilaksanakan di Kabupaten Humbahas dan yang kedua nantinya di Kabupaten Pakpak Bharat.

"Kabupaten Pakpak Bharat bisa mendapatkan program ini berkat lobi dan hasil kerja keras dari Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor. Kemarin kami pas di Kabupaten Humbahas, datang Bupati Pakpak Bharat menemui kami guna mengajak kami ke Kabupaten Pakpak Bharat.Ini merupakan Kabupaten kedua di Pulau Sumatera setelah Humbahas," ujar Yustus.Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengatakan dipilihnya Kecamatan STTU Julu sebagai tahap awal sebagai pusat pengembangan tanaman jagung merupakan kepedulian dan kecintaannya kepada petani di Kecamatan STTU Julu untuk bisa merubah kehidupan para petani menjadi lebih baik.Saat ditanya kapan program ini dimulai?. Bupati menjawab tergantung kesiapan dari masyarakat. Untuk itu saat berada di Kantor Desa Ulu merah, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor meminta agar OPD terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa agar secepatnya melaksankan rapat bersama masyarakat, supaya program ini bisa secepat mungkin terealisasi kepada masyarakat.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan

Peristiwa

Bos Baru Bulog Pede Bisa Serap 3 Juta Ton Beras dalam 3 Bulan

Peristiwa

Universitas Bandar Lampung Ciptakan Mesin Sortir untuk Petani Damar

Peristiwa

Pj Bupati Langkat Tindak Cepat Keluhan Petani Tanjung Ibus, Subsidi Pupuk, Irigasi dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Peristiwa

Wapres RI Dialog dengan Petani di Langkat, Pj Sekdaprov Sumut Apresiasi

Peristiwa

Pj Bupati Langkat Komitmen Dukung Revitalisasi Pertanian untuk Kesejahteraan Petani