Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melaksanakan panen padi raya di Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat, Selasa (26/10/2021). Bupati Langkat panen mendampingi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, serta Dirjen Prasarana dan Saranan Kementerian Pertanian RI IR Ali Jamil. Bupati Langkat mengatakan, panen raya di Kecamatan Sirapit wilayahnya meliputi tiga desa. Yakni Desa Tanjung Keriahan luas sawah 200 hektare, Desa Suka Pulung luas sawah 300 hektare, dan Desa Aman Damai luas sawah 250 hektare."Secara keseluruhan, hasil panen di Kecamatan Sirapit, rata-ratanya berkisar 7 sampai 8 ton perhektare," sebut Bupati saat mendampingi Gubsu dilansir dari laman langkat.
Baca Juga : Panen Raya di Langkat, Gubernur Edy Rahmayadi Harapkan Peningkatan Produktivitas Padi Sementara itu, Gubsu menyarankan perlunya mencontoh dan belajar ke daerah lain bagi para petani dalam pengelolaan dan pemeliharaan padi. Sehingga mampu meningkatkan hasil panen sampai 10 ton perhektarenya. Sebelumnya, Bupati meninjau vaksinasi warga Kecamatan Selesai dan sekitarnya, Kabupaten Langkat, di Halaman Kantor Camat Selesai, Selasa (26/10/2021). Peninjauan untuk memberikan semangat dan kepercayaan masyarakat, bahwa vaksinasi sangat perlu dan aman. "Alhamdulillah, ada ribuan warga Kecamatan Selesai mengantri untuk mendapatkan giliran vaksin," ungkap Bupati.[br] Jubir COVID-19 dr. Azhar Zulkifly menyampaikan, target vaksin untuk Kecamatan Selesai 4.000 dosis. Pelaksanaan selama dua hari 26-27 Oktober 2021.Vaksinator dari Puskesmas Selesai, Puskesmas Kuala, Puskesmas Sirapit, Puskesmas Namu terasi, dan Puskesmas Namu ukur."Peserta vaksinasi mengutamakan para pelajar dan lansia," katanya. Presiden Jokowi pada arahannya, menghimbau empat hal, pertama kepada seluruh kepala daerah terus meningkatkan laju perekonomian dengan tetap memperhatikan Prokes.
Kedua, Presiden memerintahkan kepada seluruh daerah dapat mencapai 70% pelaksanaan vaksinasi hingga akhir Desember 2021.Ketiga, kepala daerah terus mendorong pelaksanaan vaksinasi pelajar guna menunjang terlaksananya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Terakhir, seluruh kepala daerah agar mengantisipasi lonjakan COVID-19 gelombang ketiga akibat mudik dan kerumunan disaat Natal dan Tahun Baru. Selain itu, Presiden juga mengingatkan untuk segera merealisasikan APBD guna mendorong laju pemulihan dan pertumbuhan perekonomian.(BS09)