Wabup Deli Serdang Bersama Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah Objek Konsolidasi Tanah

- Kamis, 21 Oktober 2021 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_483_Wabup-Deli-Serdang-Bersama-Wamen-ATR-BPN-Serahkan-Sertifikat-Tanah-Objek-Konsolidasi-Tanah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com -Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang H M Ali Yusuf Siregar menghadiri acara Penyerahan Sertifikat Tanah Objek Konsolidasi Tanah Hasil Inventariasi GTRA Sumatera Utara (Sumut0 Tahun 2020 dan Dialog Dengan Masyarakat GTRA/KT oleh Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Dr Surya Tjandra SH LLM yang bertempat di Wisma Serbaguna GBKP, Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu.Hadir pada acara tersebut, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumut Dr H Dadang Suhendi, Kepala Kantor BPN Deli Serdang Drs Fauzi, Kadis PU Janso Sipahutar, Kadis Perkim Heriansyah Siregar, Kabag Tapem Drs David Efrata Tarigan, Sekdis Kominfo Syafi’i Sihombing, Camat STM HULU Budiman Sembiring, beserta Muspika, serta para Kades se-Kecamatan STM Hulu.

Baca Juga : Puluhan Warga Kembali Demo Tolak Pengangkatan Kepling I di Kantor Camat Medan Barat

Dalam kesempatan itu, Wabup mengatakan penyerahan sertifikat tanah objek konsolidasi tanah hasil inventarisasi GTRA Sumut Tahun 2020 ini merupakan efisiensi dan produktivitas penggunaan tanah dalam penataan klaster perkebunan salak di Desa Tiga Juhar, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu, Kabupaten Deli Serdang dengan luas total 60,9326 ha dan jumlah bidang 240 bidang."Pemerintah Kabupaten mendukung penuh terlaksananya kegiatan ini yang diharapkan penataannya tidak semata-mata hanya untuk pembangunan fisik saja melainkan masyarakat dapat mencapai kehidupan yang lebih baik dengan menghadirkan stake holder untuk meningkatkan dan memberikan modal bagi masyarakat petani salak, serta Visi Misi Kabupaten Deli Serdang yakni Masyarakat Sejahtera Dapat Segera Terwujud," ungkapnya seraya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar guna meningkatan kesejahteraan masyarakat.[br] Sementara itu, Wamen Surya Tjandra mengungkapkan bahwa dengan diatur dan ditatanya sedemikian rupa supaya semua bidang tanah sebisa mungkin punya akses, walaupun luas tanahnya turun tetapi nilainya bertambah karena adanya akses tersebut, dan akses ini diberikan oleh masyarakat sendiri."Tanah itu nilainya relatif, ada yang tinggi dan ada yang rendah tergantung bisa di akses atau tidak, dan kelebihan dalam program yang dilakukan saat ini pertama kalinya di Kementerian ATR/BPN. Deli Serdang sudah memberikan contoh yang sangat berharga buat Kementerian ATR/BPN tidak hanya Sumatera Utara tetapi juga di seluruh Indonesia," jelasnya.Kepala BPN Deli Serdang Drs Fauzi menambahkan bahwa awalnya di Desa Tiga Juhar setiap hari pasar atau pekanan terjadi kemacetan dikarenakan infrastruktur jalannya terbatas, dengan kondisi Deli Serdang yang PAD-nya masih terbatas tidak punya kemampuan untuk membeli tanah masyarakat tetapi dengan konsep konsolidasi ini dilakukan penataan bidang-bidang tanah sehingga sumbangan masyarakat untuk infrastruktur bersumber dari tanah masyarakat itu sendiri.

"Pemerintah Daerah juga sudah meningkatkan langsung sarana jalannya yang sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Deli Serdang," ungkapnya.fauzi menjelaskan, tujuan dari kegiatan konsolidasi tanah ini adalah menata bidang, bentuk, serta memberikan hubungan infrastruktur jalan sehingga nilai ekonomi terhadap bidang tanahnya menjadi meningkat, sehingga sosial ekonomi menjadi kapital ekonomi."Dengan tanah yang sudah didukung oleh infrastruktur jalan nilai ekonominya akan menjadi meningkat, sehingga problem sosial budaya masyarakat dan persoalan over lapping (tumpang tindih) bidang tanah antara satu dengan yang lain bisa diselesaikan dengan konsep konsolidasi ini," pungkasnya.(BS05)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang

Peristiwa

Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya

Peristiwa

Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian

Peristiwa

Kantor ATR/BPN Kebakaran, Nusron Jamin Dokumen HGB-HGU Aman

Peristiwa

Kantor Kementerian ATR/BPN Terbakar, Begini Penjelasan Menteri

Peristiwa

Presiden Prabowo Minta Perusahaan Bandel Terkait Tanah dan Hutan Ditindak