Beritasumut.com-Tim Sekretariat Kabinet RI Monitoring dan Tindak Lanjuti Arahan Presiden Republik Indonesia terkait Program Peningkatan Penyediaan Pangan Nasional melalui Pengembangan Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas). Adapun Tim Sekretariat Kabinet yang hadir, Asdep Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, Riset dan Teknologi, Ida Dwi Nilasari, Kabid Ketahanan Pangan Zaenal Arifin, Kasubbid Sarana dan Prasarana Pangan Aprillian Winata, Analisa Hukum pada Subbid Peternakan dan Perkebunan Nabila Azwida Faradisa dan Staf Setyarini Lestar bersama rombongan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Humbahas Oloan Paniaran Nababan didampingi Sekda Tonny Sihombing, Asisten, Staf Ahli Bupati dan sejumlah Pimpinan OPD terkait.
Baca Juga : Ponpes se Kabupaten Asahan Laksanakan Porseni Santri, Sambut Gelar HSN 2021
Food Estate di Humbahas ditujukan untuk pengembangan Hortikultura dengan target luasan sebesar 23.365,97 hektar. Food Estate yang telah terlaksana seluas 215 hektar di Kecamatan Pollung dengan rincian 200 ha dikelola Ditjen Hortikultura Kementan dan 15 ha dikelola oleh Balitbang Kementan. Tahun 2021 direncanakan melanjutkan Pengembangan Food Estate 1.000 hektar dengan pola kerjasama antara Kelompok Tani dengan beberapa Offtaker dari Perusahaan Swasta meliputi Indofood, Wings, Champ, BISI, Ewindo, Parnaraya dan Eden Farm.PT Parnaraya telah melaksanakan Demonstations Plot (Demplot) untuk komoditas bawang putih seluas 1,2 ha degan sistem irigasi tetes seluas 0,7 ha. PT. Indofood melaksanakan demplot komoditas kentang seluas 3 ha dan telah melaksanakan panen untuk lahan seluas 2 ha dan rencana panen 1 ha pada bulan September. PT. Eden Farm melaksanakan Demplot seluas 2, 8 ha, telah ditanam benih bawan merah dan kentang dengan 0,5 ha irigasi tetes.[br] PT BISI melaksanakan demplot untuk benih jagung BISI 18, PT. Wings saat ini sedang melaksanakan sampling tanah dan PT. Ewindo melaksanakan pelatihan penyemaian. Pembuatan sertifikat lahan Food Estate berdasarkan data dari Kantor Pertanahan Kabupaten Humbang Hasundutan dan telah melaksanakan pengukuran 69 bidang tanah. Sebanyak 54 bidang tanah telah disampaikan berkasnya dan 43 bidang tanah telah masuk tahap lanjutan.Pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan Food Estate, panjang jalan yang akan dibangun 8.715 meter dengan lebar 11,5 meter. Panjang jalan yang telah terbangun 7.615 meter atau sekitar 87,38%. Diharapkan pembangunan jalan tersebut bisa selesai sesegera mungkin."Sebagaimana kita ketahui pembangunan infrastruktur pendukung Taman Sains Teknologi Herbal Hortikultura Center (TSTHHC) di Desa Aek Nauli Kecamatan Pollung yang pendanaanya dari APBN juga sedang dilaksanakan. Total panjang jalan adalah 9 km dan progress pelaksanaanya 55,98%," ujar Oloan dilansir dari laman humbahas, Kamis (14/10/2021).Sementara itu, Asdep Bidang Pertanian, Ketahanan Pangan, Riset dan Teknologi, Ida Dwi Nilasari menyampaikan bahwa sebagaimana sudah disampaikan Wakil Bupati Humbang Hasundutan ada beberapa pengembangan-pengembangan tahun 2021 ini dan juga disampaikan progres atau capaian pengembangan Food Estate Hortikultura di Kabupaten Humbang Hasundutan, kami berharap hal ini tetap dilanjutkan."Kami dalam rangkaian monitoring dan evaluasi ini, selain Humbang Hasundutan kami akan melanjutkan kunjungan kami ke Kabupaten Pakpak Bharat, ke Kabupaten Tapanuli Utara dan selanjutnya ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Selanjutnya kunjungan kami ini, hasilnya akan menjadi bahan bagi kami untuk dilaporkan kepada Bapak Presiden," ungkap Ida Dwi Nilasari.(BS09)