Kemkominfo Gelar Literasi Digital di Kabupaten Toba

Herman - Sabtu, 09 Oktober 2021 17:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_9293_-Kemkominfo-Gelar-Literasi-Digital-di-Kabupaten-Toba.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com -Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Sabtu (25/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Toba.

Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.Webinar membahas tentang LINDUNGI DIRI DI DUNIA DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Hal yang perlu diingat sebelum mengunggah antara lain, keberadaan orang lain, privasi orang lain, berempati kepada orang lain, perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan. Sebisa mungkin mengunggah konten-konten, seperti kegiatan inspiratif, berita atau pengetahuan yang telah teruji kebenarannya, motivasi, dan olshop. Tidak boleh mengunggah data pribadi, kegiatan pribadi, keluhan atau uneg-uneg, barang pribadi yang mahal, dan geolocation atau check in. Terlebih lagi hindari mengunggah saat kondisi kita sedang labil. Karena jika itu terjadi dapat membahayakan diri kita sendiri sebagai pengguna sosial media. Jejak digital akan tetap ada dan tidak benar-benar hilang walaupun sudah dihapus. Jejak digital ibarat bom waktu yang siap meledak kapan saja. Bom bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang menargetkan pemilik jejak digital. Terlebih lagi apabila pemilik jejak digital mempunyai jejak yang buruk dan bisa merugikan dirinya sendiri. Selain itu, jejak digital yang kita miliki dapat disalahgunakan oleh seseorang untuk kepentingan mereka. Ari Utami sebagai Announcer Radio Andika Kediri Bisnis Onlinein3 mengatakan, hati-hatilah terhadap bahaya penggunaan wifi publik dalam transaksi digital. Dengan alasan data milik kita dapat terkena pencurian, karena pengguna internet mentransfer begitu banyak informasi penting. Waspada terhadap pengintai, hampir serupa dengan hacker, dan snooper bisa leluasa mengintip browser atau laman internet yang sedang kita kunjungi. Selain itu, untuk melindungi diri kita dari dunia digital kita harus paham etika digital. Etika digital adalah kemampuan individu dalam menyadari, mencontohkan, menyesuaikan diri, merasionalkan, mempertimbangkan, dan mengembangkan tata kelola perilaku berinternet dalam kehidupan sehari-hari. Key Opinion Leader oleh Tya Yustia sebagai Content Creator dan TV Presenter menambahkan, masih banyak penggunaan media digital belum optimal. Jangan sembarangan memposting di sosial media, berpikir dulu sebelum posting, gunakan internet untuk tujuan yang positif yang, dan harus jaga diri di dunia digital, agar kita tidak terkena hal negatif di dunia digital.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Peristiwa

Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT

Peristiwa

Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas

Peristiwa

Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut

Peristiwa

Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil

Peristiwa

Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan