Memahami Pentingnya Data Pribadi

Herman - Rabu, 06 Oktober 2021 15:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_610_Memahami-Pentingnya-Data-Pribadi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Jumat (17/09/2021), dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang.Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.Webinar membahas tentang MEMAHAMI PENTINGNYA DATA PRIBADI oleh para narasumber yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang influencer yang akan ikut berpartisipasi.Menurut Aldin Aldama SSos MSi, jenis-jenis cybercime, meliputi ancaman online, peretasan, penipuan, pembuatan profil palsu, membeli barang illegal, serta persahabatan online palsu. Fitur keamanan, antara lain pengaturan privasi, reporting atau deleting, pengaturan lokasi, blocking, verifikasi dua langkah, pengaturan privasi grup, profil privasi, serta touch ID atau wajah ID. Cara menjaga keamanan di internet, meliputi blokir profil dari pencarian publik, batasi siapa yang dapat menemukan kita melalui pencarian online, batasi apa yang dapat dipelajari orang tentang kita melalui pencarian di internet, jangan bagikan kredensial media sosial, serta jangan klik link yang mencurigakan. Al Akbar Rahmatullah, ST menambahkan data adalah oksigen kehidupan digital. Privasi merupakan hal asasi dan kerahasiaan. Masyarakat perlu mengingat bahwa jejak digital menjadi penentu masa depannya. Menjaga jejak digital tetap bersih di dunia digital merupakan cara yang baik.Menurut Suri Handayani MPd, prinsip dalam media sosial, antara lain penerimaan, kepekaan terhadap budaya nasional dan lokal, berpura-pura menjadi orang lain, jangan terlalu berlebihan dalam mengunggah informasi dan konten, jejak digital susah dihapus, serta ikuti akun yang bermanfaat. Tips mengunggah di media sosial, meliputi berfikir sebelum berbagi, pilih dimana dan dengan siapa kita berbagi, tambahkan nilai untuk membedakan, serta pantau personal branding.Muhammad Zubeir Sipabutar, menambahkan bahasa Indonesia memiliki pergeseran dalam penggunaannya terutama saat ini di dunia sosial. Mari budayakan Kembali berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam dunia digital sebagai bentuk kebanggaan terhadap budaya Indonesia. Diakhiri dengan key opinion leader oleh Gabby Mahalani sebagai Founder @spnw2021, menjelaskan pentingnya menjaga data pribadi agar tidak digunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab serta jangan memberikan data pribadi ke orang yang tidak dikenal.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Peristiwa

Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT

Peristiwa

Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas

Peristiwa

Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut

Peristiwa

Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil

Peristiwa

Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan