Kemkominfo Gelar Webbinar Literasi Digital di Kota Sibolga

Herman - Senin, 04 Oktober 2021 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_3205_Kemkominfo-Gelar-Webbinar-Literasi-Digital-di-Kota-Sibolga.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kabupaten/Kota dari Aceh hingga Lampung, Kamis (02/09/2021), dilaksanakan di Kota Sibolga.Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi empat kerangka digital yakni KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL. Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara yaitu, H Edy Rahmayadi, dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.Tema besar webinar LINDUNGI DIRI DARI PENIPUAN DI RUANG DIGITAL oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Pembahasan tentang penipuan online memiliki istilah Online fraud, Internet Fraud, Internet Scams, dan lainnya. Penggunaan layanan internet atau software dengan akses internet untuk menipu atau mengambil keuntungan dari korban, misalnya dengan mencuri informasi atau identitas personal. Melibatkan penyembunyian informasi atau memberikan informasi yang tidak benar dengan tujuan menipu korban untuk mendapatkan kentungan, seperti uang, properti, warisan, dan lain-lain. Layanan internet atau online dan perangkat lunak digunakan untuk memperdayai korban atau melakukan transaksi penipuan, melalui fasilitas chat, media sosial, email, website, dan lain-lain. Korban secara sukarela dan sadar memberikan informasi, uang atau harta benda kepada pelaku. Jenis penipuan online antara lain, lowongan pekerjaan palsu, menyamar sebagai orang lain dengan menggunakan identitas orang lain, penipuan asmara, meretas akun facebook, dan pencucian uang.Agar aman dari penipuan internet ialah tenang jangan terlalu bahagia dan jangan terlalu panik. Manusia menjadi lemah dan mudah ditipu ketika dibuat terlalu bahagia atau panik. Kritis dan Skeptis jangan mudah percaya dengan janji, misalnya mendapatkan uang dengan cepat dan mudah. Cek, re-cek, kroscek. Verifikasi! Jangan buka email, link, atau pesan dari seseorang yang tidak dikenal. Waspada dengan link atau perintah download. Biasanya ini pintu masuk untuk mengakses akun Anda. Jaga informasi pribadi Anda, terutama email dan nomor Handphone. Jangan dicantumkan di media sosial. Cara melindungi diri dari pencurian identitas antara lain, jangan mudah memberikan informasi diri kepada orang lain, merobek terlebih dahulu lembar apapun dari bank, jangan tulis password atau pin di kertas, dan jangan berikan nomor kartu kredit kepada orang lain.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Save Our Socmed, Indosat Kampanye Gerakan Anti Hate Speech kepada Mahasiswa UINSU Tuntungan

Peristiwa

Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur, Kemudahan Akses Informasi dan Peluang Tanpa Batas di NTT

Peristiwa

Panglima TNI: Literasi Digital Adalah Kerja Besar Yang Memerlukan Sinergitas

Peristiwa

Dinas Kominfo Sumut Siap Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital Sumut

Peristiwa

Motivasi Ratusan Relawan Sumut Mengajar, Edy Rahmayadi Minta Terus Cerdaskan Rakyat Hingga ke Tempat Terpencil

Peristiwa

Pemko Medan Dorong Masyarakat Manfaatkan Digitalisasi Tingkatkan Kesejahteraan