beritasumut.com - Perawatan jalan yang dilakukan dengan cara tambal sulam di seputaran Jalan Perjuangan, Lingkungan 19 - 22, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal belum lama ini selesai dilakukan sudah rusak kembali. Dari pantauan pekerjaan proyek infrastruktur jalan kota di Jalan Perjuangan itu sudah hancur kembali, Jalan yang penuh lobang dan hancur sudah tidak diperhatikan oleh pejabat terkait selama 2 tahun lamanya. Belakangan ini akibat jalan yang rusak parah itu sudah banyak memakan korban. "Kalau melintas di seputaran Jalan perjuangan, harus hati-hati kalau tidak pasti terperosok ke selokan yang ada di Jalan Perjuangan ini, " papar Paman (45) warga setempat di TKP, Senin (04/10/2021). [br] Dia mengeluhkan, melihat jalan kebanggan warga setempat ini sudah tidak layak dibanggakan. Sebab Jalan Perjuangan ini juga, dihuni oleh pejabat - pejabat yang ada di Kota Medan tidak diperhatikan oleh dinas terkait."Kami merasakan dampaknya, warga banyak makan debu dari Jalan Perjuangan yang rusak parah ini, " ujarnya. Dia melihat Jalan yang lain diperbaiki dan aspalnya sangat bagus, bahkan ada juga jalan yang dibeton dengan anggaran cukup besar. "Jangan ada perbaikan jalan pilih kasih semua harus sama rata. Kita juga bayar pajak dan lainya ini harus menjadi perhatian serius dari dinas terkait," jelasnya. Sementara itu, Kepling 22, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal Rijal saat dikonfirmasi melalui pesan WashtApp mengenai jalan rusak itu masih irit berbicara.(BS06)