Menhub Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Konektivitas di Kabupaten Asmat Papua

Herman - Senin, 27 September 2021 15:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092021/_2959_Menhub-Tegaskan-Komitmen-Pemerintah-Tingkatkan-Konektivitas-di-Kabupaten-Asmat-Papua-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua, melalui pembangunan infrastruktur baik sarana maupun prasarana transportasi. Hal ini sejalan dengan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat. “Kita terus melakukan peningkatan infrastruktur transportasi di Asmat secara keseluruhan. Kita tahu di Asmat ini ada Bandara Ewer, Pelabuhan Agats, dan infrastruktur transportasi lainnya. Kita ingin bangun infrastruktur di sini agar seluruh Indonesia mengetahui Asmat,” ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Asmat, Papua, Minggu (26/09/2021).Budi mengungkapkan, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah mengembangkan Bandar Udara (Bandara) Ewer agar lebih memenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan. “Kita bangun bandara ini dengan desain mengusung kearifan lokal. Kita buat ukiran khas budaya Asmat, dan interior terminal yang lebih cantik, yang diharapkan menjadi daya tersendiri bagi para wisatawan. Tahun depan masih akan terus kita kembangkan,” ujarnya. Saat ini Bandara Ewer sudah memiliki landas pacu atau runway sepanjang 1.650 meter yang sudah mampu didarati pesawat sejenis ATR-72. Selain itu, bandara ini memiliki apron seluas 90 x 70 meter dan gedung terminal seluas 576 meter persegi. [br] Selain mengembangkan bandara, Menhub menjelaskan, pihaknya juga tengah melakukan peningkatan konektivitas melalui transportasi laut dan penyeberangan. Menhub menginginkan Pelabuhan Agats yang ada di wilayah ini menjadi pelabuhan penghubung dari trayek kapal Tol Laut. “Saya sudah instruksikan Pak Dirjen Perhubungan Darat untuk memastikan Pelabuhan Agats menjadi penghubung angkutan logistik dari Surabaya melalui kapal Tol Laut. Lalu dilanjutkan dengan kapal-kapal yang lebih kecil membawa logistik melalui sungai-sungai ke wilayah tengah Papua seperti Dekai, Yahukimo, Nduga, dan sekitarnya. Sehingga barang-barang bisa sampai ke saudara-saudara kita yang ada di puncak pegunungan,” ujarnya. Budi berharap dengan adanya pengiriman logistik melalui sungai maka dapat menekan biaya pengiriman. Selain itu, ia juga berharap nantinya kapal-kapal tersebut juga dapat melayani warga masyarakat di sepanjang aliran sungai.(rel)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Anggaran Kemenhub Dipangkas, Damri Harap Angkutan Perintis Tak Terdampak

Peristiwa

Kendaraan ODOL Segera Ditertibkan, Edy Rahmayadi: Bisa Hemat Anggaran Pemeliharaan Jalan

Peristiwa

Menhub Sosialisasikan RPP, Bandara Perairan Siap Dukung Kemajuan Pariwisata

Peristiwa

Petugas Masih Sekat Jalur Masuk ke Kota Medan

Peristiwa

Tindak Lanjuti Larangan Mudik, Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi

Peristiwa

LPI Incar Infrastruktur Transportasi, Kemenhub: Fokus ke Pembangunan Jalan Tol, Bandara, dan Pelabuhan