Beritasumut.com-Guna mempercepat dan memutus penyebaran Covid-19 di Kota Medan, Menteri BUMN Erick Thohir bersama Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kadin Sumatera Utara (Sumut) Ivan Iskandar Batubara, Wali Kota Medan Bobby Nasution serta Ketua Kadin Kota Medan Arman Chandra melepas mobil vaksinasi Covid-19 keliling. Meski saat ini Medan berstatus Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta masyarakat jangan euforia. Momen ini diharapkan lebih memacu masyarakat bertanggungjawab, sehingga Level PPKM bisa turun lagi.Baca Juga :
Warga Sebut Hiburan Malam Karaoke Abaikan PPKM, Bisa Jadi Sarang Narkoba "Kami ucapkan terima kasih atas program Kadin beserta Pak Menteri. Kami terus upayakan dan kolaborasi dengan seluruh pihak, serta stakeholder terkait," kata Bobby di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Sabtu (25/9/2021).Menteri BUMN Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Wali Kota Medan serta Kadin yang melakukan tindakan gotong royong untuk menanggulangi Covid-19. Pihaknya juga berterima kasih dengan Kimia Farma."Kerja sama ini bisa menjadi bagian ekosistem percepatan vaksinasi. Masyarakat tetap waspada, pastikan sudah divaksin, dan taat protokol kesehatan," ungkapnya.Baca Juga :
Kapolda Sumut Dorong Percepatan Vaksinasi, Gelontorkan 30 Ribu Dosis Vaksin untuk Kepulauan Nias Selatan Senada, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengaku bangga atas kerjasama ini. Diungkapkannya, kolaborasi antara swasta dan BUMN ini sebagai langkah bersama untuk melawan Covid-19."Ini upaya gotong royong mengatasi persoalan bangsa dan negara saat ini," ujarnya.Sementara itu, Ketua Kadin Kota Medan Arman Chandra menambahkan, dalam 2 bulan ini pihaknya akan menggelar vaksinasi Covid-19 untuk 60.000 orang. Dari jumlah tersebut, 30.000 peserta dari Kompleks Malibu, Medan Polonia."Ada juga vaksinasi mobil keliling dengan 10.000 dosis untuk 5.000 peserta. Setiap orang yang divaksin mobil keliling diberik sembako. Titiknya dikoordinasikan dengan Pemko Medan," jelasnya.(BS06)