Terkait Sampah, USU dan Pemko Medan Bahas Teknis Rencana Konstruksi TPA di Medan dan Deli Serdang

- Minggu, 22 Agustus 2021 11:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082021/_7649_Terkait-Sampah--USU-dan-Pemko-Medan-Bahas-Teknis-Rencana-Konstruksi-TPA-di-Medan-dan-Deli-Serdang.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dalam rangka menemukan solusi atas persoalan sampah perkotaan, Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar Focus Group Discussion Pengolahan Sampah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, yang diadakan secara daring, pertengahan pekan kemarin. Dibuka oleh Rektor USU yang diwakili oleh Wakil Rektor III USU Wakil Rektor III USU Dr Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan SSi MSi Apt, acara ini dihadiri Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Utara (Sumut) Syafril Tansier, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Timur Sandhy Eko Bramono, Kepala Dinas Sumberdaya Air, Cipta Karya dan Tataruang Provinsi Sumut dan Ketua Pengabdian Masyarakat-Penugasan USU Zaid Perdana Nasution.

Baca Juga : Kapolda Sumut Gulirkan Bantuan 1.000 Paket Sembako untuk Korban Banjir di 4 Kecamatan di Kabupaten Batubara

Wakil Rektor III USU dalam kesempatan itu memaparkan bahwa Indonesia dapat mencontoh Jepang dalam menangani persoalan sampah. Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang berhasil melakukan pengelolaan sampah dengan baik, serta menerapkan berbagai kebijakan yang membuat masyarakatnya sangat disiplin dan bertanggungjawab terhadap sampah yang diproduksi dari berbagai kegiatan pribadinya. Begitupula dengan dunia industri dan perkantoran, yang memiliki sistem pengolahan limbah yang sangat modern. “Di negara tersebut sangat sulit untuk mencari potongan-potongan sampah yang berserakan di jalan-jalan umum, bahkan hingga ke gang-gang kecil. Masyarakatnya sudah teredukasi dengan baik dan disiplin dalam menerapkan aturan pembuangan sampah pribadi. Kebijakan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Jepang dalam hal pengelolaan sampah bahkan mengatur dengan detail jenis-jenis sampah dan jadwal pembuangan sampah berdasarkan jenisnya tersebut". "Tidak ada sampah yang berserakan di jalan-jalan, bahkan tidak tersedia tempat sampah di jalan-jalan umum. Setiap orang bertanggungjawab penuh atas sampah yang dihasilkan dalam kegiatannya,” papar Poppy dilansir dari laman usu, Minggu (22/08/2021).[br] Lebih jauh ia menuturkan, bahwa solusi untuk menyelesaikan persoalan ini tidak bisa semata dibebankan kepada Pemerintah saja. Seluruh pihak harus ikut terpanggil dan bersinergi dengan Pemerintah dalam mencari jalan keluar untuk mengatasinya, serta menemukan inovasi-inovasi baru yang bisa digunakan dalam penanganan sampah.“Atas dasar hal tersebut, kerja sama yang terjalin antara Universitas Sumatera Utara dan Pemko Medan serta Pemkab Deli Serdang ini, semoga dapat memberikan solusi terbaik dalam pengelolaan sampah, khususnya di dua wilayah tersebut. FGD ini akan menjadi momentum yang baik dan tepat bagi seluruh pihak yang terlibat, baik unsur pemerintah, akademisi maupun praktisi/aktivis lingkungan, untuk melakukan sharing informasi serta berdiskusi dalam mencari metode dan teknologi terbaik dalam melakukan pengelolaan sampah, baik yang dihasilkan oleh masyarakat maupun industri,” harap Dr Poppy.Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut Syafriel Tansier selaku salah seorang narasumber menyampaikan materi berjudul Tantangan Perencanaan dan Konstruksi TPA Regional Medan-Deli Serdang. Ia memaparkan mengenai Sustainable Development Goals 2030, Rencana Aksi Nasional Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim serta Penjabaran Implementasi New Urban Agenda melalui Program Cipta Karya. Selain itu dipaparkan pula arah kebijakan pembangunan infrastruktur permukiman serta pola penanganan pengelolaan sampah nasional.Sementara Ketua Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sandhi Eko Bramono membahas dan mengetengahkan informasi dalam bentuk video Tempat Pengelolaan Sampah yang telah tertata dengan baik di Kalimantan Timur. Pembicara ketiga dari Dinas Sumber Daya Air Cipta Karya dan Tata Ruang mengetengahkan materi berjudul Tantangan Perencanaan dan Konstruksi TPA Regional Medan-Deli Serdang dengan pembahasan antara lain tentang rencana struktur ruang Mebidangro dan tahapan Perencanaan TPA Regional Mebidang.(BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Peristiwa

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Peristiwa

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan

Peristiwa

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Peristiwa

Pegadaian Kanwil 1 Medan Lepas 250 Pemudik Lebaran

Peristiwa

Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar