Evaluasi PPKM Level IV, Gubernur Sumut Sampaikan Penyediaan Isolasi Terpusat di Kabupaten/Kota

- Minggu, 08 Agustus 2021 06:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082021/_7140_Evaluasi-PPKM-Level-IV--Gubernur-Sumut-Sampaikan-Penyediaan-Isolasi-Terpusat-di-Kabupaten-Kota.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com-Untuk penanganan pasien Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pempov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mengadakan isolasi terpusat. Bahkan, seluruh kabupaten/kota juga diminta menyiapkan tempat untuk isolasi terpusat tersebut.Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Presiden RI Joko Widodo dalam rapat evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV, secara virtual, Sabtu (7/8/2021), di Kediaman Pribadi Gubernur.Hadir di antaranya Wakil Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Abdul Haris Lubis, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Ismael Parenus Sinaga.

Baca Juga : Walikota Medan Tinjau Ruangan Isoman RSUD dr Pirngadi dan Isoter eks Hotel Soechi Medan

"Saya sudah mengunjungi kabupaten/kota dan memerintahkan penyedian isolasi terpusat ini. Kami terus berusaha dan berbuat, kami telah berbuat maksimal walaupun hasil belum maksimal, dan kami tidak mau rakyat kami sakit," ucap Edy.Edy juga melaporkan bahwa Sumut saat ini mengalami kendala ketersediaan obat-obatan yang sudah sangat terbatas. Karena itu, diharapkan ada bantuan dan dukungan dari pemerintah pusat, terkait ketersediaan obat-obatan tersebut.[br] Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo mengingatkan kepala daerah di luar pulau Jawa dan Bali untuk mengambil langkah serta respons yang cepat terkait penanganan penyeberan Covid-19 yang terus meningkat. Saat ini sudah mencapai 54% kenaikan kasus aktif dan mengingatkan lonjakan terjadi pada dua minggu kedepan. "Kebutuhan saat ini adalah respons cepat, karena pergerakkan naik terus terjadi di luar Jawa dan Bali. Lima provinsi yang tinggi yakni Kaltim, Sumut, Papua, Sumbar dan Riau," ucap Joko Widodo saat memberikan arahan secara virtual pada Menteri, TNI, Polri serta Gubernur 5 provinsi luar Jawa dan Bali.Jokowi mengingatkan ada tiga langkah yang harus diambil Forkopimda, terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terus terjadi, yakni menghentikan mobilitas masyarakat paling tidak selama dua minggu kedepan. Kemudian mempercepat testing dan tracing, serta menyiapkan isolasi terpusat. "Kecepatan vaksinasi juga harus didukung, jangan biarkan berhenti, jangan sampai stok bertumpuk di daerah. Saat ini kita sudah menyiapkan 70 juta dosis vaksin," katanya. Sementara Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini Forkopimda harus dapat menekan jumlah masyarakat yang terpapar untuk tidak sampai masuk ke Rumah Sakit. Hal ini dengan menekan mobilitas masyarakat agar yang terpapar tidak terus meningkat.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Partai Buruh Sumut Akan Konsolidasikan 400 Ribu Suara Rakyat Kecil ke Edy-Hasan

Peristiwa

Deklarasi Kampanye Damai, Bobby: Tidak Menyebarkan Fitnah dan Hoaks

Peristiwa

Nomor Urut Paslon Pilgub Sumut 2024, Bobby-Surya Nomor 1, Edy-Hasan Nomor 2

Peristiwa

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Peristiwa

Diusung 6 Parpol, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Daftar ke KPU Sumut

Peristiwa

PDIP Resmi Rekomendasikan Edy Rahmayadi untuk Pilkada Sumut