Kejar 70% Vaksinasi, Gubernur Sumut Minta Masyarakat Jemput Bola

- Rabu, 14 Juli 2021 19:20 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072021/_668_Kejar-70--Vaksinasi--Gubernur-Sumut-Minta-Masyarakat-Jemput-Bola.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyampaikan vaksinasi Covid-19 di Sumut sudah mencapai 22%. Namun untuk mengejar capaian vaksinasi sebanyak 70% masyarakat Sumut, Gubernur meminta masyarakat proaktif ‘jemput bola’ agar mendapatkan vaksin.Hal tersebut disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi usai menghadiri pembukaan vaksinasi massal untuk pelajar dan vaksinasi ke rumah-rumah, secara virtual dari SMPN 11 Medan, Jalan Budi Kemenangan, Medan, Rabu (14/07/2021). “Masyarakat Sumut jangan menolak, jemput bola untuk divaksin,” kata Gubernur.

Baca Juga : BIN Mulai Vaksin Covid-19 Door to Door di Medan

Selain itu, sinergi dari setiap pihak sangat diperlukan guna mempercepat vaksinasi di Sumut. Kontribusi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut sangat diperlukan dalam percepatan vaksinasi guna terciptanya kekebalan komunal (herd immunity) di Sumut.“Kalau tak dibantu Forkopimda memang akan sulit mengejar vaksinasi 70%, inilah yang kita lakukan bersama-sama,” kata Gubernur.Vaksinasi yang diadakan di SMPN 11 Medan, merupakan bagian program Badan Intelejen Nasional (BIN). BIN melaksanakan vaksinasi di 14 provinsi yang akan menyasar 49 ribu orang terdiri dari, 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan 19 ribu masyarakat yang dilakukan langsung dari rumah ke rumah.[br] Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang membuka vaksinasi massal secara virtual, mengharapkan dengan adanya vaksinasi massal yang dilaksanakan BIN, dapat tercapai kekebalan komunal di negeri ini. “Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat agar mencapai kekebalan komunal dan kita semua bisa terhindar dari Covid-19," katanya.Kepala BIN Daerah Sumut Asep Jauhari Puja Laksana menyampaikan, vaksinasi massal di Kota Medan ditergetkan menyasar 3.000 orang, yang terdiri atas siswa SMP, SMA dan masyarakat umum. Untuk itu, diharapkan kerja sama dari semua pihak, agar vaksinasi massal ini berjalan dengan baik dan tercapai target yang diharapkan.Sementara itu, banyak pelajar yang merasa senang divaksin lantaran akan meningkatkan imun tubuh guna mencegah serangan Covid-19. Misalnya Tristan, pelajar SMPN 11 kelas 9 mengaku tidak takut divaksin. Menurutnya vaksin adalah sebuah keharusan saat menghadapi pandemi ini. “Tidak takut sih, biasa saja,” kata Tristan.Anisya Mahfuri, pelajar Kelas 8 dari sekolah yang sama, juga tidak takut saat divaksin. Ia pun merasa vaksin juga sangat berguna bagi meningkatkan imunitas tubuh. “Nggak ada rasa, kayak sakit digigit semut aja, vaksin ini pun berguna untuk menghadapi Covid-19,” ungkapnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Partai Buruh Sumut Akan Konsolidasikan 400 Ribu Suara Rakyat Kecil ke Edy-Hasan

Peristiwa

Deklarasi Kampanye Damai, Bobby: Tidak Menyebarkan Fitnah dan Hoaks

Peristiwa

Nomor Urut Paslon Pilgub Sumut 2024, Bobby-Surya Nomor 1, Edy-Hasan Nomor 2

Peristiwa

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Peristiwa

Diusung 6 Parpol, Edy Rahmayadi-Hasan Basri Daftar ke KPU Sumut

Peristiwa

PDIP Resmi Rekomendasikan Edy Rahmayadi untuk Pilkada Sumut