beritasumut.com - Direktur Operasional Bus AKAP PT Jasa Rahayu Gumpueng Jurusan Medan - Banda Aceh - Bandung Hisan Siregar menegaskan, pengelola bus tujuan Aceh sekitarnya kompak tetap beroperasional melayani penumpang seperti biasanya di Medan. Sehingga bus tujuan Aceh itu, mendukung PPKM Darurat penyekatan jalan di Kota Medan untuk memutuskan mata rantai Covid - 19."Kita tetap beroperasi meski sampai saat ini belum ada menerima surat dari Pemko Medan mengenai dilarang beroperasi bus AKAP dan AKDP pada tanggal 12 - 20 Juli 2021 mendatang, armada bus tetap jalan," ucap pemuda kelahiran Aceh ini, kepada wartawan di Jalan Gagak Hitam/Ringroad Medan. Hisan mengaku, sudah mempersiapkan bus yang akan membawa penumpang ke daerah tujuan masing - masing. Yang mana Sopir juga perlu mendapatkan penghasilan tambahan dan tetap menaati protokol kesehatan (prokes) di jalan. "Baik penumpang maupun sopir tetap menjalankan prokesnya di perjalanan," paparnya. Karena itu, kalaupun ada stop di perjalanan tetap dipatuhi bersama dan bus yang sudah membawa penumpang terpaksa putar balik demi mendukung pemerintah meredam wabah Covid - 19 di Indonesia. [br] Sementara itu, staf Bus AKAP PT Armada Indah Sumatera jurusan Medan - Banda Aceh Kak Inong menambahkan, belum menerima surat larangan bus beroperasi dari Pemko Medan. Sehingga pengelola bus tujuan Aceh tetap jalan terus untuk membawa penumpang yang ada. "Kita tidak ada mempersoalkan permasalah tersebut. Manajemen PT Armada Indah Sumatera mengutamakan pelayanan terbaik kepada penumpang. Kita juga mendukung sepenuhnya jati PPKM Darurat di Kota Medan. Semoga pandemi Covid - 19 di Medan berlalu secepatnya, " tandas wanita ramah ini.(BS06)