Sakit Stroke, Wanita Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Sungai Batang Kuis

Herman - Senin, 12 Juli 2021 09:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072021/_3927_Sakit-Stroke--Wanita-Paruh-Baya-Ditemukan-Meninggal-di-Sungai-Batang-Kuis.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS05

beritasumut.com - Warga Dusun X Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang dikejutkan dengan ditemukannya mayat seorang wanita di Sungai Batang Kuis, Minggu (11/07/2021).Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh Afandi (24) warga Jalan Pandu Raya Dusun X, Kecamatam Batangkuis. Saat itu sekira pukul 09.00 WIB, saksi sedang duduk duduk di pangkalan angkot. Ia melihat korban hanyut dalam kondisi telungkup. Merasa penasaran saksi turun ke sungai dan langsung mengangkat korban ke pinggir sungai. Selanjutnya saksi menghubungi Kadus setempat, lalu Kadus menghubungi pihak yang berwajib.Pihak Polsek Batang Kuis, Polresta Deli Serdang dan Unit Identifikasi Inafis melakukan tindakan Kepolisian di tempat kejadian. Dengan tujuan untuk keperluan penyidikan dan identifikasi mayat korban tersebut. Diduga mayat perempuan tersebut baru meninggal sekitar 2 jam yang lalu.Tak lama kemudian pihak keluarga yakni anak korban yang bernama Pranoto Prandia (43) datang ke TKP. Ia memastikan bahwa korban adalah orang tuanya yang bernama Paraten br Sitepu (64) warga Jalan Rahayu Tirta kencana Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan.[br] Menurut keterangan dari pihak keluarga korban, bahwa korban keluar rumah pada pukul 07.00 WIB. Dari pintu belakang rumah dengan berjalan kaki untuk berolahraga dan korban mempunyai penyakit akut menderita sakit stroke sudah selama 4 tahun ini.Kapolsek Batang Kuis, AKP Simon Pasaribu membenarkan hal tersebut. Disebutkannya, pihak keluarga sudah ikhlas atas kejadian meninggalnya korban dan tidak keberatan serta telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kejadian tersebut. (BS05)


Tag:

Berita Terkait