Panen Padi di Deli Serdang, Edy Rahmayadi Harapkan Seluruh Petani Sumut Gunakan Varietas Unggul

- Rabu, 07 Juli 2021 21:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072021/_6330_Panen-Padi-di-Deli-Serdang--Edy-Rahmayadi-Harapkan-Seluruh-Petani-Sumut-Gunakan-Varietas-Unggul.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03

Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan produksi padi di daerah ini, antara lain dengan penggunaan bibit padi varietas unggul dan pengolahan tanah yang baik. Selain lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, varietas unggul seperti Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) juga memiliki produktivitas yang tinggi.Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis meninjau langsung sekaligus panen padi varietas unggul, yang dikembangkan oleh Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian (IP2TP) Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut, Rabu (7/7/2021), di Desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.Baca Juga : Pemko Medan Bentuk Badan Pengelola Kawasan Kota Lama Kesawan "Kalau bisa varietas padi unggul ini dapat digunakan seluruh petani yang ada di Sumut, karena serangan hama sangat minim dan hasil panennya bagus," ungkap Edy usai memotong padi dengan sabit, sebagai tanda dimulainya panen padi varietas unggul pada lahan sawah irigasi seluas lima hektare.Dalam acara yang juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang Darwin Zein, dan Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Bahruddin Siregar, Gubernur menjelaskan penggunaan padi varietas unggul akan sangat menguntungkan para petani. Hasil panen petani bisa lebih banyak dua kali lipat dari padi biasa, dan juga tahan terhadap serangan hama dan penyakit, serta perubahan cuaca.“Karena varietas unggulan, kualitasnya juga mumpuni. Berasnya bagus dan wangi namun lebih pulen bila dibandingkan dengan beras varietas lain," terang Edy.[br] Sementara itu, Kepala BPTP Sumut Khadijah EL Ramija menyampaikan, bahwa acara panen tersebut sekaligus memperkenalkan beberapa varietas unggulan yang saat ini tengah dikembangkan IP2TP Pasar Miring, Balitbangtan BPTP Sumut."Saat ini kita punya 23 varietas unggulan yang diminati petani di berbagai daerah, tapi yang paling banyak digunakan saat ini adalah Inbrida Padi Sawah Irigasi (Inpari) 32 dan Inpari 42. Kita ajak gubernur untuk ikut panen agar pemerintah daerah dan maupun provinsi, mengetahui keberadaan varietas unggulan ini," ujarnya.Khadijah menambahkan, Inpari 42 itu merupakan varietas Green Super Rice (GSR) dan sudah tersebar di Sumut. Setiap satu hektare bisa menghasilkan panen sebanyak 10,5 ton, dibanding padi biasa yang hanya menghasilkan 5-6 ton.Varietas ini juga tahan dari berbagai jenis ancaman lingkungan, tahan juga terhadap cuaca dengan curah hujan tinggi. “Jadi, saat padi lain rebah karena hujan, Inpari 42 tetap aman, kita pun berharap agar ketahanan pangan tetap terjaga di tengah pandemi Covid-19," pungkasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Komisaris Pertamina Tinjau KDMP dan Penguatan Distribusi LPG 3 Kg di Deli Serdang

Peristiwa

Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya

Peristiwa

Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul

Peristiwa

Ketua KPK Ungkap Alasan Baru Tahan Sekjen PDIP Hasto

Peristiwa

Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan

Peristiwa

Bos Baru Bulog Pede Bisa Serap 3 Juta Ton Beras dalam 3 Bulan