Pemkab Pakpak Bharat Gelar Layanan Sejuta Akseptor

- Minggu, 27 Juni 2021 13:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062021/_4364_Pemkab-Pakpak-Bharat-Gelar-Layanan-Sejuta-Akseptor.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat menyelenggarakan program pelayanan serentak sejuta akseptor, di Puskesmas Kecamatan STTU Jehe.Acara dengan tema ‘Keluarga Keren Cegah Stunting’ ini dibuka oleh Bupati Pakpak Bharat yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Tekki Angkat serta dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Pakpak Bharat Juniatry Setia Manogihon Sirait Franc Bernhard Tumanggor, Asisten I, Kepala Puskesmas STTU Jehe,penyuluh KB, Camat STTU Jehe, Masyarakat dan unsur lainnya.Diawal kegiatan Pelayanan KB serentak sejuta akseptor tersebut, masyarakat terlebih dahulu diberikan pengetahuan dan sosialisasi mengenai jenis-jenis KB, manfaat serta cara pemakaiannya.Baca Juga : Pelindo 1: Arus Peti Kemas di TPK Belawan Tumbuh Positif Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pakpak Bharat Juniatry Setia Manogihon Sirait Franc Bernhard Tumanggor mengungkapkan, saat ini para kaum perempuan harus tangguh dan berkualitas. Untuk itu, prinsip dua anak lebih baik sangat tepat untuk diterapkan para kaum ibu demi terwujudnya keluarga sehat, bahagia, dan berkualitas."Dengan hanya memiliki dua anak akan lebih mudah dalam pemfokusan perhatian dan perawatan, serta sisi pendidikan si anak pun dinilai akan lebih terencana," ujar Juniatry dilansir dari laman pakpak bharat, Minggu (27/06/2021).[br] Selain itu, Ketua PKK Pakpak Bharat juga menyinggung soal tingginya angka stunting di Kabupaten Pakpak Bharat dan berharap kepada seluruh masyarakat untuk mendukung penurunan angka stunting.Dalam kesempatan ini, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Juniatry juga melihat langsung para peserta pelayanan KB yang sedang melakukan pemasangan implan dan layanan KB lainnya. Hal senada juga disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Tekki Angkat menjelaskan perlunya program KB tersebut dalam upaya perencanaan keluarga yang berkualitas. Dia berharap jika para akseptor yang mengikuti program ini agar bisa mendukung pemerintah dalam mensosialisasikan Program KB ini kepada masyarakat lain yang ada di wilayah masing masing. Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan STTU Jehe dr Sanata H Habeahan menyebutkan, bahwa kegiatan ini diikuti sekira 45 akseptor yang berasal dari sejumlah desa yang ada di wilayah Kecamatan STTU Jehe."Pemasangan alat KB ini dilakukan secara gratis," pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Peristiwa

Forum SMAN 1 Panti Angkatan VII Agendakan Berbagai Program Jelang Reuni Akbar

Peristiwa

Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur

Peristiwa

Serahkan Piala Juara Liga 4, Gubernur Harapkan Sepakbola Sumut Makin Berkembang

Peristiwa

Gubernur Sumut Gandeng USU Wujudkan Kolaborasi Sumut Berkah

Peristiwa

Walikota: Mari Kuatkan Niat, Ikhtiar, dan Ikhlas Membangun Medan