Antrian BTS Meal McDonald's di Jalan SM Raja Medan Langgar Prokes, Petugas Turun Tangan

- Rabu, 09 Juni 2021 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062021/_1314_Antrian-BTS-Meal-McDonald--039-s-di-Jalan-SM-Raja-Medan-Langgar-Prokes--Petugas-Turun-Tangan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS04

Beritasumut.com-Antrian driver ojek online di gerai restoran cepat saji BTS Meal dari McDonald's yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Rabu (09/06/2021), membuat petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan turun tangan.Driver ojol yang mengantri tanpa penerapan prokes itu pun mengaku tidak bisa meng-cancel orderan yang telah masuk. Mereka menyatakan mau tak mau harus menyelesaikan tugasnya. "Lagi ada promo, semua pesanan yang masuk ke aplikasi untuk produk BTS Meal. Jadi kami di sini mengantri ini," ujar Rudi salah seorang driver ojol yang menjelaskan jika hanya di outlet Jalan Sisingamangaraja yang buka.

Baca Juga : Satu Unit Rumah di Petisah Terbakar

Mendapat laporan kerumunan, petugas dari Satgas Penanganan Covid-19 Kota Medan pun langsung turun untuk membubarkan kerumunan. Namun sempat terjadi perbedaan pendapat, karena pihak McDonald's maupun driver ojol tidak ingin merugi. Restaurant General Manager McDonald's Sisingamangaraja Marthawathy mengakui hari ini ada promo makanan, hingga menyebabkan membludaknya driver ojol yang mengantri di outlet mereka. "Seluruh Indonesia, kita ada promo hingga 7 Juli nanti. Tapi kalau di sini, dibatasi hanya 2.000 paket saja," katanya. Dia juga mengatakan tidak menyangka promo yang mulai dibuka pukul 11.00 WIB tadi, ternyata mendapat antusias dari pelanggan. Marthawathy pun kemudian diinterogasi petugas Polisi dan TNI yang datang ke lokasi. "Kita masih mengupayakan untuk meng-cancel ini," katanya.[br] Sementara itu, Camat Medan Kota Tengku Chairuniza yang juga turun ke lokasi mengaku terkejut dengan kejadian ini. Sebab, pihak McDonald's sebelumnya tidak ada melakukan pemberitahuan."Kita juga terkejut melihat ini. Pimpinan di Mc D tidak ada pemberitahuan ke kita soal promo ini, yang mengakibatkan driver ojol membludak," katanya. Chairuniza menjelaskan, selama ini pihaknya tak bosan-bosan mengingatkan pelaku usaha untuk tidak menciptakan kerumunan dan selalu menegakkan prokes. "Kalau langkah hukumnya kita belum ambil, kita hanya mengatasi kerumunan. Kalau berulang, kita akan kordinasi dengan satgas covid-19 untuk melakukan penyegelan," jelasnya.Kejadian ini akhirnya selesai, setelah pihak aplikasi ojol mematikan sistem dan meniadakan orderan untuk sementara waktu. Para driver yang mengantri di luar dibubarkan, sementara sebagian dari driver yang sudah menerima orderan tetap dilayani dengan menerapkan prokes yang ketat.(BS04)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Peralatan Deteksi Covid-19 Dimanfaatkan untuk Tuberkulosis

Peristiwa

Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Dua Kasus Aktif Dilaporkan di Sumut

Peristiwa

Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes

Peristiwa

Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh

Peristiwa

Pemprov Sumut Raih Penghargaan Penanganan Covid-19 Terbaik Ke-2 Wilayah Sumatera

Peristiwa

Presiden Jokowi Beri Penghargaan Atas Kontribusi Dalam Penanganan Pandemi COVID-19